Pemadaman Listrik Aneh, Warga Curiga Ada Kapasitas Lebih Gardu PB 39 Desa Mangkung

Rasyiqi By Rasyiqi - Writer, Digital Marketer
3 Min Read

jf.id – Pemadaman listrik yang sering terjadi di Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah di sesali oleh warga yang terkena pemadaman. Sebab, pemadaman tersebut tidak ada konfirmasi sebelumnya dari pihak PLN ke warga.

“kami keluhkan masalah pemadaman yang terjadi tiba-tiba dan itu bukan kali ini saja terjadi, akan tetapi hampir setiap Minggu,” Tandas Munawwar, Warga Dusun Lendek, Orok Gendang Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah.

Diakuinya, Pemadaman ini terjadi begitu aneh, sebab di wilayah tersebut tidak terjadi pemadaman total.

“lampunya spaning, tidak mati total, akan tetapi lampunya mati-hidup, mati-hidup, tumben saya temukan pemadaman model kayak gini, hidup sekitar 3 menit, mati lagi sekitar 4 menit,” gumam Awenk, Panggilan akrab Munawwar.

Akibat dari kondisi pemadaman aneh tersebut, pihak warga khawatir akan keselamatan meter listrik miliknya.

“sudah berapa lampu yang kena konselet akibat dari pemadaman lampu yang aneh ini, kegiatan serta aktivitas masyarakat menjadi lumpuh total, kemarin saya dengar ada warga yang TV nya konselet juga akibat dari lampu yang sudah hidup selang berapa menit mati lagi, begitu seterusnya” kata Munawar.

Diketahui, pemadaman dengan model seperti ini hanya terjadi di tiga Dusun saja di Desa Mangkung.

“anehnya lagi, apa ada kesalahan kami warga khususnya yang tinggal di Dusun Orok Gendang, Patre dan Emboan Desa Mangkung sehingga pemadamannya seperti ini?, sedangkan Dusun-dusun yang lain di Desa Mangkung semuanya normal, ingat ada sekitar 2.500 penduduk yang menderita akibat pemadaman listrik yang aneh ini” cetus Munawwar.

Pihak warga mulai bertanya-tanya penyebab utama dari pemadaman aneh ini, dan menuntut pihak PT. PLN Lombok Tengah untuk mengecek keberadaan warga yang terkena pemadaman ini di lapangan.

“biasanya kalau pemadaman itu keseluruhan dan lampunya mati total, dan tidak setiap Minggu terjadi, saya malah menduga ada muatan kapasitas lebih dari gardu listrik PB 39 Desa Mangkung, yang menjadi gardu listrik kami disini” lanjut Munawwar.

Terpisah, Manager PT. PLN Lombok Tengah, Samrun menyatakan bahwa pihaknya akan segera turun ke lokasi gardu PB 39 untuk mengecek kejadian.

“untuk gardu PB 39 belum ada kami terima laporan pengaduan sebelumnya setelah kami cek dan kami terima tadi dari Wapri pak Munawwar sekitar jam 8;00, dan sekarang kami sudah terjunkan personil kami ke lokasi” tandas Samrun.

Pihak PT. PLN berharap agar ketika terjadi permasalahan listrik di daerahnya untuk sesegera mungkin bagi warga Loteng memasukkan pengaduannya.

“apabila ada gangguan dirumahnya mengenai pelayanan kami, maka silahkan masukkan pengaduannya dan biar mempermudah pelayanan kami, silahkan hubungi nomor pengaduan kami 0370123 biar kami mudah memonitoring dan mengontrol pengaduan yang sudah selesai dan belum selesai” sambung Samrun.

Share This Article