Kerusuhan DPR Aceh, Mahasiswa Angkat Bicara

Rasyiqi By Rasyiqi - Writer, Digital Marketer
2 Min Read

jf.id – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Malikussaleh, Molijar angkat bicara terkait kerusuhan sidang DPRA yang membahas AKD Dewan. Minggu, 05/01/20.

Seperti yang diberitakan beberapa hari sebelumnya sidang paripurna AKD DPR Aceh berakhir Ricuh pada selasa (31/12/2019) dan harus di skor sampai dengan waktu yang tidak di tentukan.

Menurut Molijar, DPR Aceh hari ini harus menjadi mitra masyarakat Aceh dalam memperjuangkan aspirasi rakyat bukan aspirasi partai.

“Bapak-bapak Dewan yang terhormat hari ini kembali menunjukan perilaku buruk nya kepada masyarakat Aceh khususnya, padahal mereka baru di lantik tapi sudah berulah,seharusnya Dewan Aceh hari ini lebih fokus mengawal aspirasi masyarakat Aceh bukan malah mengawal aspirasi Partai,” ujar Molijar.

Molijar menambahkan jika mereka semua hari ini dipilih oleh masyarakat Aceh yang mana seharusnya untuk kepentingan rakyat harus lebih di prioritaskan. “kalian jangan bekerja untuk partai tapi bekerjalah untuk rakyat. Kalau yang di prioritaskan selalu kepentingan partai kapan aceh bisa sejahtera dari kemiskinan,” tegas Molijar.

Ia kembali menuturkan bahwa mahasiswa siap menjadi mitra untuk mengawal aspirasi masyarakat Aceh, “Kami mahasiswa siap menjadi mitra pemerintah jika itu diperlukan, tapi kami juga tidak segan dan enggan berbicara dengan lantang
Di hadapan pemerintah untuk menyuarakan aspirasi masyarakat,” tutupnya.

Laporan: Jufri

Share This Article