KTK Pujut Sigap, Pada Bencana di Desa Tumpak

Rasyiqi
By Rasyiqi
4 Min Read

jf.id – Di awal tahun 2020, sejumlah daerah di Indonesia mengalami berbagai bencana yang beragam. Di prediksi oleh pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) cuaca buruk akan terus berlangsung dalam sepekan kedepan di sejumlah daerah.

Tak terkecuali salah satu Desa di Kecamatan Pujut yaitu Desa Tumpak pada hari Sabtu tanggal 4 Januari 2020 pukul 15.00 WITA sejumlah rumah masyarakat di desa tersebut di sapu angin puting beliung yang menyebabkan beberapa rumah rusak parah.

Karang Taruna Kecamatan (KTK) Pujut dengan sigap turun ke lokasi bersama sejumlah anggota Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (KKS) untuk mengecek kondisi masyarakat.

Sri Anom Putra Sanjaya Ketua Karang Taruna Kecamatan Pujut bersama anggotanya turun langsung untuk memastikan sudah sejauh mana penanganan yang sudah dilakukan oleh pemerintah desa setempat maupun pemerintah kabupaten. Karena sejak tadi malam kabarnya anggota KTK yang dari Desa Tumpak sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

“Kami dapat informasi dari group KTK tadi malam langsung dari Anggota KTK yang dari Desa Tumpak dan katanya memang sudah berkoordinasi dengan pihak kabupaten baik Dinas Sosial Maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dan tadi saya kesana langsung Bersama Anggota KKS namun Alhamdulilah masyarakat sudah bergotong royong memperbaiki rumah warga bersama Forum Pemuda Desa Tumpak (FORDATU) yang di pimpin langsung oleh Kepala Desa dan Ketua BPD Tumpak,” tuturnya.

Karang Taruna Kecamatan datang membawa sejumlah sembakau dan obat-obatan termasuk makanan untuk masyarakat yang sedang bergotong-royong memperbaiki rumah dan ikut serta tenaga kesehatan KTK.

Edii Yusuhardianto selaku tokoh pemuda Desa Tumpak sekaligus ketua Forum Pemuda Desa Tumpak (FORDATU) berterima kasih kepada pengurus Karang Taruna Kecamatan Pujut yang sudah sigap memerhatikan masyarakatnya yang terkena musibah tersebut.

“Kami berterima kasih kepada kawan-kawan Karang Taruna Kecamatan Pujut yang sudah sigap dan tanggap turun menjenguk kondisi masyarakat kami secara langsung ke lokasi bersama tenaga kesehatannya” tuturnya.

Di era ini, Edi mengakui tradisi gotong royong merupakan tradisi yang langka untuk kita temukan, sehingga Edi sangat mengapresiasi kesigapan Pengurus KTK Pujut, serta Edi berharap ini akan menjadi pertanda, bahwa tradisi gotong royong akan tumbuh kembali yang di mulai dari pemuda selaku pilar sosial.

Di lokasi Kepala Desa Tumpak Rosadi di jumpai langsung sedang ikut berjibaku bergotong royong bersama masyarakatnya untuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak tersebut. Rosadi menuturkan saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinsos Lombok Tengah dan BPBD sudah mengirim sejumlah logistik untuk masyarakat.

“Sejauh ini kami sudah menghubungi BPBD dan Dinas Sosial, Alhamdulillah BPBD sudah mendatangkan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat seperti Ikan Sarden, Terpal, Selimut dan lain sebagainya sedangkan dinas sosial masih belum tapi masih kita tunggu. Sementara untuk asbes, paku, dan material lainnya di tanggung oleh kami sendiri (Pihak Pemdes),” Pungkasnya.

Laporan: Lalu Albanuddin

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article