Fattah Jasin dan Pangeran Nicolas

Rasyiqi By Rasyiqi - Writer, Digital Marketer
3 Min Read

jfID – 9 Desember, Kemenangan Fattah Jasin, Terbuka Lebar di Pilkada Sumenep 2020. Siapakah Wakil Fattah Jasin? Siapakah Pangeran Nicolas? Mari kita sejenak membahas Hairul Anwar.

Pasangan Bacabup dan Bacawabup Fattah Jasin dan Hairul Anwar di Pilkada 2020, terbuka lebar. Ada beberapa variabel yang menjadi dasar, kedua bakal calon tersebut, kuat diperhelatan 9 Desember mendatang.

Pertama, Fattah Jasin yang diusung PKB menjadi modal utama kemenangannya, karena PKB adalah peraih suara terbanyak di Pemilihan Legislatif 2019, hingga meraih 10 kursi.

Kedua, Hairul Anwar, yang secara penuh didukung PAN untuk mendampingi Fattah Jasin. Suara dukungannya lahir dari akar rumput PAC-PAC. Tidak bisa dipungkiri, jika PAN di Sumenep, memiliki suara terbanyak setelah PKB, walau di Legislatif hanya mendapatkan 6 Kursi. Dan itu lebih banyak dari PPP (7 kursi), yang secara akumulatif, suaranya lebih kecil dari PAN.

Koalisi PKB dan PAN, semacam perkawinan Antara Putri Madeleine anak ketiga Raja Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia. Yang menikah dengan pengusaha berdarah Inggris-Amerika Christopher O’Neill, yang kelak melahirkan seorang Pangeran Nicolas.

Namun, Pangeran Nicolas tak hanya memiliki dua orang tua, ia masih memiliki ikatan dengan Demokrat, PKS, Nasdem, dan PPP saudara tirinya.

Kekuatan Fattah Jasin, memiliki kemampuan dalam konsep yang terukur, membangun Kabupaten Sumenep sebagai daerah Destinasi Investasi. Seperti halnya, beberapa titik proyeksi yang ia bidik. Revitalisasi Pelabuhan Kalianget, Pembangunan Kawasan Ekonomi Bluto, Revitalisasi Pengembangan Kawasan Pantai Slopeng, dan Revitalisasi Pelabuhan Batu Guluk Kangean.

Sumenep, Kabupaten ujung Timur Pulau Madura, akan menjadi raja ekonomi di Provinsi Jawa Timur. Dengan hadirnya Fattah Jasin dan Hairul Anwar, perekonomian Sumenep secara perkapita akan tumbuh dan meyakinkan naik secara fluktuatif.

Kemampuan Hairul Anwar dibidang pengembangan sektor Wisata, tidak diragukan lagi. Hairul Anwar, berhasil menyulap Gowa yang awalnya sepi menjadi sebuah Cafe dan menjadi salah satu unggulan wisata di Kabupaten Sumenep (Gowa Soekarno).

Kematangan Fattah Jasin di dunia Birokrasi mutlak tak terbantahkan (32 tahun mengabdi) ditambah surplus Hairul Anwar yang memiliki kemampuan terukur dalam sektor ekonomi kreatif. Tak ada Pasangan Bacalon ideal selain Fattah Jasin dan Hairul Anwar, terkecuali, jika ingin Sumenep babak belur.

Eyatore, Ngatase Asareng Ulama

Share This Article