SEMARANG – Fakultas Keislaman Universitas Trunodjoyo Madura kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademis dan tata kelola kelembagaan. Bertempat di Ballroom Hotel Pandanaran, Simpang Lima, Semarang, Fakultas Keislaman UTM secara resmi menandatangani tiga dokumen Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement dan Implementation Arrangement) bersama Perkumpulan Dosen dan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Indonesia (POSDHESI) pada Rabu, 9 September 2026. Penandatanganan kerja sama ini diselenggarakan di sela-sela perhelatan agenda internasional The 2nd International Conference on Sharia Economic Law (ICOSHEL 2nd) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) POSDHESI.
Adapun tiga Perjanjian Kerja Sama yang disepakati oleh kedua belah pihak meliputi:
- Perjanjian Kerja Sama (MoA) tingkat Fakultas antara Fakultas Keislaman UTM dengan POSDHESI.
- Perjanjian Kerja Sama (Implementation Arrangement) tingkat Program Studi antara Program Studi Hukum Bisnis Syariah (HBS) Fakultas Keislaman UTM dengan POSDHESI.
- Perjanjian Kerja Sama Publikasi Ilmiah antara pengelola Jurnal Et Tijarie Fakultas Keislaman UTM dengan POSDHESI.

Selain penandatanganan kerja sama, rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan agenda strategis lainnya, yaitu Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Hukum Bisnis Syariah.
Workshop ini diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk menyusun arah dan peta jalan riset serta pengabdian dosen yang terstruktur, responsif terhadap dinamika hukum ekonomi syariah, dan berorientasi pada luaran bereputasi.
Dekan Fakultas Keislaman UTM, Dr. Abdur Rohman, S.Ag., M.E.I., dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh atas terjalinnya kemitraan strategis serta pelaksanaan workshop tersebut. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama agar dokumen kerja sama ini tidak sekadar berakhir di atas kertas, tetapi ditindaklanjuti dengan aksi nyata.
“Fakultas Keislaman UTM mendukung penuh sinergi dengan POSDHESI. Kami berharap penandatanganan ini serta agenda Workshop Roadmap Penelitian dan PkM segera diikuti oleh tindak lanjut yang nyata, sehingga luaran kerja sama yang dihasilkan, baik di bidang riset kolaboratif, pengabdian masyarakat, penguatan kurikulum, maupun peningkatan akreditasi jurnal, dapat betul-betul dirasakan dampaknya oleh sivitas akademika dan masyarakat,” ujar Dekan Fakultas Keislaman.
Ketua Umum POSDHESI, Dr. H. Abdul Mujib, M.Ag., menyambut hangat kemitraan ini. Menurutnya, kerja sama dengan Fakultas Keislaman UTM beserta Prodi HBS dan Jurnal Et Tijarie akan semakin memperkuat jaringan akademis Hukum Ekonomi/Bisnis Syariah secara nasional.
Melalui kerja sama ini, Program Studi Hukum Bisnis Syariah UTM dan Jurnal Et Tijarie diproyeksikan dapat mengakselerasi pengembangan kompetensi dosen, pertukaran narasumber, kolaborasi riset, serta peningkatan reputasi publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Fajar, S.HI., M.H., Wakil Dekan III Fakultas Keislaman UTM yang membidangi kerja sama menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan di Semarang memberikan dampak positif bagi penguatan jejaring dan pengembangan kelembagaan Fakultas Keislaman UTM.
Menurutnya, kerja sama dengan POSDHESI tidak hanya menjadi sarana memperluas jejaring akademik, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi sivitas akademika untuk terlibat dalam berbagai program kolaboratif.
“Kerja sama ini memberikan dampak positif bagi Fakultas Keislaman, khususnya dalam memperluas jejaring kelembagaan, membuka peluang kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat, menghadirkan narasumber dari berbagai perguruan tinggi, serta memperkuat publikasi ilmiah. Kami berharap MoA dan Implementation Arrangement yang telah ditandatangani dapat segera diimplementasikan melalui program-program yang terukur dan berkelanjutan,”

