RSUD Bangkalan Rawat 53 Pasien Kasus Virus Corona

Rasyiqi
By Rasyiqi
3 Min Read

jfID- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami (Syamrabu) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menyiapkan 73 kamar khusus pasien Covid 19.

Dari 73 tersebut sebanyak 53 kamar terpakai untung ruang perawatan. Kini, tinggal 20 kamar yang belum digunakan di RSUD tipe B itu.

“Berarti kamar yang digunakan saat ini sesuai banyaknya pasien yang dirawat,” ujar Direktur RSUD Syarifah Ambami Dr Nunuk Kristiani. Jumat (12/6/2020).

Menurut Nunuk sapaan lekatnya, melonjaknnya angka pasien positif saat ini berkat hasil tes yang saat ini cukup cepat, jadi di bulan Juni ini kata dia mulai cepat, satu minggu sudah keluar dibandingkan sebelumnya hasil tes mencapai dua minggu hingga tiga minggu.

Kata Nunuk, kemarin dari Dinkes Jawa Timur ada mobil unit kesini yang meriksa di kecamatan Kamal, Burneh, Sepulu dan di Balai Diklat, lalu hasilnya cepet keluar.

“Alhamdulillah pasien-pasien yang kemarin masih nunggu sekarang hasilnya keluar, jadi sudah banyak yang sudah keluar dan sudah tinggal segitu sekarang,” ucapnya.

“dan Alhamdulillah ada Balai Diklat yang bisa menampung pasien-pasien OTG, sebelumnya kan kita tampung pasien di rumah sakit semua,” imbuhnya.

Tidak hanya itu kata Nunuk, pasien yang terkonfirmasi sudah meningkat jadi 108, itu artinya hasil ini menunjukkan bahwa sebetulnya Bangkalan banyak yang positif,

“kemarin kan tes PCR nya saja yang lambat sehingga hasilnya masih kecil,” kata dia.

Karna memang kata dia, dibanding Surabaya Bangkalan dinilai sangat dekat, secara otomatis kalau Gresik sama Sidoardjo angkanya segitu maka Bangkalan tidak akan jauh berbeda.

“Jumlah 53 ini tidak semua positif ada yang masih PDP yang terkonfirmasi itu ada 25 hingga 30, terus sisanya ada di Balai Diklat,” sahutnya.

Ditanya jangka kesembuhan pasien, Nunuk mengaku bergantung kekebalan pasiennya, paling cepat kata dia minimal dua Minggu, dilihat dari kondisi sedang atau berat sehingga penyembuhannya dari penyakitnya itu butuh waktu.

“Setelah itu kita PCR lagi, begitu PCR nya masih positif ya kita rawat lagi kita obati lagi sampek dia di Swab lagi hasilnya negatif,” pungkasnya.

Laporan: Imam Faiq

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

TAGGED:
Share This Article