SUMENEP jf.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketenagakerjaan kembali membuka akses kesempatan kerja bagi masyarakat melalui Sumenep Job Fair 2026.
Kegiatan yang digelar di Gedung KORPRI, Rabu (23/9/2026), tersebut melibatkan 35 perusahaan atau pemberi kerja dengan menyediakan sebanyak 3.141 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengatakan dari 35 perusahaan yang berpartisipasi, sebanyak 17 perusahaan berasal dari Kabupaten Sumenep dan 18 perusahaan lainnya berasal dari luar daerah.
“Perusahaan yang mengikuti kegiatan ini menyediakan berbagai kesempatan kerja dari sejumlah sektor,” kata Agus saat pembukaan Sumenep Job Fair 2026.
Beragam lowongan yang ditawarkan mencakup sektor kesehatan atau medis, jasa, perhotelan, perbankan, seluler, serta sejumlah bidang lainnya.
Menurut Agus, kehadiran perusahaan lokal maupun luar daerah memberikan pilihan lebih luas bagi masyarakat, khususnya pencari kerja, untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri.
Ia berharap Sumenep Job Fair dapat menjadi wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri. Selain memperoleh informasi lowongan, masyarakat juga dapat menjajaki peluang kerja sesuai kompetensi yang dimiliki.
Agus mengimbau para pencari kerja agar aktif mencari informasi terkait lowongan yang tersedia serta mencermati persyaratan pada setiap posisi sebelum menentukan pekerjaan yang akan dilamar.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, Mustangin, mengatakan Job Fair merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus mendorong penyerapan tenaga kerja.
“Job fair juga menjadi sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja sesuai kebutuhan. Pertemuan langsung antara pencari kerja dan perusahaan membuat proses rekrutmen lebih efektif,” ujarnya.
Mustangin menegaskan, Pemkab Sumenep melalui Dinas Ketenagakerjaan terus mendorong berbagai program yang dapat memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di daerah.
Ia berharap pelaksanaan Job Fair tidak hanya membantu masyarakat memperoleh pekerjaan, tetapi juga mendukung upaya pemerintah daerah mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

