RSUDMA Sumenep Perkuat Layanan Pengaduan 24 Jam, Pasien Diminta Aktif Melapor

Ningsih Arini
3 Min Read
RSUDMA Sumenep Perkuat Layanan Pengaduan 24 Jam, Pasien Diminta Aktif Melapor (Ilustrasi)
RSUDMA Sumenep Perkuat Layanan Pengaduan 24 Jam, Pasien Diminta Aktif Melapor (Ilustrasi)
- Advertisement -

SUMENEP jf.id — RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus memperkuat sistem pengaduan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien dan keluarga pasien.

Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu membuka akses pengaduan dan informasi selama 24 jam. Kebijakan tersebut diharapkan memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan, kritik, saran, maupun kendala yang ditemui selama menerima pelayanan.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, mengatakan pengaduan masyarakat merupakan bagian penting dalam proses evaluasi dan perbaikan pelayanan rumah sakit.

“Pengaduan dari masyarakat bagi kami bukan sesuatu yang harus dihindari. Justru menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui bagian mana yang perlu kami perbaiki dan tingkatkan,” kata Erliyati.

Menurutnya, setiap keluhan yang disampaikan pasien maupun keluarga pasien akan menjadi masukan bagi manajemen untuk mengidentifikasi persoalan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan.

RSUDMA juga berupaya memastikan masyarakat memperoleh akses komunikasi yang mudah ketika membutuhkan informasi atau menghadapi persoalan dalam pelayanan.

Erliyati menegaskan, penguatan layanan pengaduan tidak hanya berkaitan dengan penanganan keluhan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang terbuka antara rumah sakit dengan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasa dilayani dan didengar. Karena itu, komunikasi dan pengaduan menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan. Kami berupaya agar ketika ada keluhan, ada respons dan tindak lanjut yang jelas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit tidak cukup hanya dilakukan melalui pembenahan fasilitas dan modernisasi sarana medis. Interaksi antara tenaga kesehatan dengan pasien serta keluarga juga menjadi faktor penting.

Pelayanan, kata dia, harus mengedepankan sikap ramah, cepat, profesional, sekaligus memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat.

“Rumah sakit bukan hanya tempat memberikan tindakan medis. Tetapi juga tempat masyarakat mendapatkan rasa aman, nyaman, informasi yang jelas dan pelayanan yang manusiawi,” katanya.

Dengan sistem pengaduan yang diperkuat, RSUDMA berharap masyarakat tidak lagi ragu menyampaikan persoalan yang mereka alami selama mendapatkan pelayanan.

Erliyati memastikan kritik dan saran dari masyarakat akan menjadi bagian dari evaluasi internal rumah sakit.

“Kami terbuka terhadap kritik dan saran. Silakan disampaikan melalui kanal pengaduan yang telah disediakan. Kami akan berusaha menindaklanjuti setiap masukan sebagai bagian dari perbaikan pelayanan RSUD dr. H. Moh. Anwar,” pungkasnya.

- Advertisement -
Share This Article