Tren Diet Karaoke Ala Gen Z di China, Ternyata Bernyanyi Bisa Sambil Bakar Kalori!

Lukman Sanjaya
2 Min Read

jfid – Apakah Anda pernah membayangkan bahwa bernyanyi bisa menjadi bagian dari rutinitas diet Anda?

Di China, sebuah tren diet baru telah menarik perhatian banyak orang, terutama di kalangan Generasi Z.

Tren ini bukanlah tentang menghitung kalori atau mengikuti diet ketat, melainkan tentang bernyanyi di karaoke.

Diet karaoke ini menjadi viral setelah Dr. Candise membagikan video di TikTok yang menunjukkan seorang blogger berhasil membakar lebih dari 400 kalori hanya dengan bernyanyi solo di tempat karaoke selama 1,5 jam.

Fenomena ini kemudian menyebar luas, dengan banyak netizen yang mencoba dan mendokumentasikan pengalaman mereka sendiri, termasuk seorang blogger yang membakar 529 kalori dalam waktu 77 menit.

Efektivitas Diet Karaoke:

Bernyanyi memang dapat membakar kalori karena melibatkan pernapasan dalam yang meningkatkan detak jantung dan aliran darah.

Namun, belum ada penelitian ilmiah yang konkrit untuk membuktikan klaim fantastis ini.

Manfaat Lain dari Karaoke:

Selain potensi untuk menurunkan berat badan, bernyanyi juga dilaporkan dapat meningkatkan fungsi paru-paru dan jantung, serta menghilangkan stres dan meningkatkan kesehatan mental.

Kekurangan Diet Karaoke:

Meskipun menyenangkan, diet karaoke tidak efektif untuk penurunan berat badan jangka panjang dan tidak cocok untuk semua orang.

Diet sehat dan olahraga teratur tetap menjadi kunci utama.

Jadi, sementara diet karaoke mungkin bukan pengganti untuk gaya hidup sehat, ia menawarkan cara yang menyenangkan dan interaktif untuk menjaga kesehatan dan mungkin, membakar beberapa kalori tambahan. 

Nikmati prosesnya dan jadikan karaoke sebagai kegiatan menyenangkan untuk kesehatan Anda!

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article