Miris! Penjelajah AS Terluka Parah dan Terjebak di Gua Turki Selama 9 Hari!

3 minutes read

jfid – Sebuah kisah dramatis dan heroik terjadi di Turki, ketika seorang penjelajah gua asal Amerika Serikat berhasil diselamatkan setelah terjebak di kedalaman lebih dari 1.000 meter selama sembilan hari.

Penjelajah tersebut mengalami pendarahan perut yang parah dan nyaris kehilangan nyawanya di dalam gua terdalam ketiga di negara itu.

Penjelajah bernama Mark Dickey (40) adalah seorang peneliti gua yang berpengalaman dan tergabung dalam tim eksplorasi internasional di Gua Morca, yang terletak di pegunungan Taurus di provinsi Mersin, Turki selatan.

Pada tanggal 2 September 2023, ketika ia berada di kedalaman 1.040 meter, ia mulai merasakan sakit hebat di perutnya dan mengeluarkan darah. Ia tidak mampu untuk melanjutkan perjalanan atau kembali ke permukaan.

Timnya segera melaporkan kondisinya kepada otoritas setempat dan meminta bantuan penyelamatan. Sebuah operasi penyelamatan internasional yang melibatkan lebih dari 150 relawan dari Turki, Kroasia, Italia, dan negara-negara lain pun diluncurkan.

Operasi ini dipimpin oleh Asosiasi Penyelamat Gua Eropa (ECRA) dan didukung oleh otoritas manajemen bencana dan darurat Turki (AFAD).

Operasi penyelamatan ini tidak mudah, karena gua tempat Dickey terjebak memiliki karakteristik yang sangat sulit dan berbahaya. Gua Morca terdiri dari lubang vertikal yang curam, lubang dalam, dan lorong sempit yang basah dan dingin.

Suhu di dalam gua diperkirakan sekitar 4 derajat Celsius¹. Selain itu, kondisi kesehatan Dickey juga semakin memburuk, sehingga ia harus mendapatkan transfusi darah di dalam gua.

Setelah berjuang selama sembilan hari dengan berbagai rintangan dan risiko, tim penyelamat akhirnya berhasil membawa Dickey keluar dari gua pada tanggal 12 September 2023.

Dickey tampak lemah tapi tersenyum saat ditandu keluar dari pintu gua oleh para penyelamat. Ia kemudian dibawa ke tenda medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sangat luar biasa bisa berada di atas tanah lagi,” kata Dickey kepada wartawan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim penyelamat dan pemerintah Turki yang telah menyelamatkan nyawanya tanpa ragu.

“Saya berada di bawah tanah lebih lama dari yang diperkirakan karena masalah medis yang tidak terduga,” katanya.

Dickey adalah salah satu penjelajah gua ulung yang telah menjelajahi banyak gua di seluruh dunia.

Ia bergabung dengan tim eksplorasi internasional yang bertujuan untuk mengukur kedalaman Gua Morca, yang diperkirakan mencapai 1.276 meter. Gua ini baru ditemukan pada tahun 2018 oleh tim penjelajah Turki.

Kisah penyelamatan Dickey ini mengingatkan kita akan kasus serupa yang terjadi di Thailand pada tahun 2018, ketika 12 anak laki-laki dan pelatih sepak bola mereka terjebak di Gua Tham Luang selama dua minggu.

Operasi penyelamatan internasional yang melibatkan ratusan orang berhasil menyelamatkan mereka semua dengan selamat.

Baca selanjutnya? Klik

Copyright © 2022 Jurrnalfaktual.id. All Rights Reserved

Copyright © 2022 BeramalBaik. All Rights Reserved

Terbaru

Indeks

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.