Ponpes Al-Anwar Modung Bakal Jadi Tuan Rumah Puncak HSN 2026 PCNU Bangkalan

Redaksi
By Redaksi
3 Min Read
Ponpes Al-Anwar Modung Bakal Jadi Tuan Rumah Puncak HSN 2026 PCNU Bangkalan (Ilustrasi)
Ponpes Al-Anwar Modung Bakal Jadi Tuan Rumah Puncak HSN 2026 PCNU Bangkalan (Ilustrasi)
- Advertisement -

BANGKALAN,Jfid-Pondok Pesantren Al-Anwar di Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan.

Tak sekadar menjadi lokasi kegiatan, pesantren yang diasuh KH Muchlis Muhsin tersebut akan menjadi pusat pelaksanaan pengajian akbar yang direncanakan menghadirkan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Puncak peringatan itu dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2026. Persiapan mulai dimatangkan melalui rapat pembentukan panitia dan pembahasan rangkaian kegiatan HSN 2026 di Bangkalan, Senin (19/10/2026).

Bagi keluarga besar Pesantren Al-Anwar, kepercayaan tersebut menjadi amanah sekaligus kesempatan untuk mempererat hubungan antarpesantren dan warga Nahdliyin.

Ketua Panitia HSN 2026, KH Muchlis Muhsin Anwar, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, menyambut baik penunjukan pesantrennya sebagai tuan rumah puncak peringatan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur Pondok Pesantren Al-Anwar dipercaya menjadi tuan rumah puncak HSN 2026,” ujar KH Muchlis.

Ia menilai Hari Santri Nasional merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para santri dalam perjalanan bangsa. Semangat tersebut, menurutnya, perlu terus dijaga melalui pengabdian nyata di bidang keagamaan, pendidikan, dan kehidupan bermasyarakat.

KH Muchlis juga memandang tanggung jawab sebagai ketua panitia sebagai kesempatan untuk belajar dari para senior sekaligus ikut menyukseskan agenda besar PCNU Bangkalan.

Sementara itu, Katib Syuriyah PCNU Bangkalan, KH Toyib Fawas, mengatakan peringatan HSN tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

“Kegiatan hari ini merupakan persiapan awal dalam menyambut HSN tahun ini,” kata KH Toyib Fawas.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan akan melibatkan lembaga pendidikan, badan otonom NU, serta kalangan pesantren. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong peran santri dalam kehidupan kebangsaan.

Sebelum pengajian akbar di Pesantren Al-Anwar, rangkaian HSN akan diawali dengan apel Hari Santri Nasional pada Kamis (22/10/2026) di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Kader PCNU Bangkalan akan terlibat sebagai petugas upacara, termasuk dalam pembacaan teks Resolusi Jihad.

Sejumlah lembaga juga telah menyiapkan agenda masing-masing. LP Ma’arif NU akan menggelar kegiatan keagamaan dan perlombaan. Sementara itu, IPNU dan IPPNU menyiapkan halaqah kebangsaan serta diskusi tematik mengenai peran santri generasi Z.

Persatuan Guru NU (Pergunu) turut berkontribusi melalui kegiatan di bidang pendidikan, keagamaan, kebudayaan, dan pengembangan pesantren.

Melalui rangkaian tersebut, PCNU Bangkalan berharap peringatan HSN 2026 tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Puncak acara di Pesantren Al-Anwar diharapkan menjadi momentum memperkuat silaturahmi warga Nahdliyin sekaligus meneguhkan kontribusi santri dalam membangun bangsa menuju Indonesia Emas.

- Advertisement -
TAGGED:
Share This Article