Mengintip Keindahan Istana Aigai, Tempat Mahkota Alexander Agung Bersemayam

ZAJ By ZAJ
3 Min Read
Mengintip Keindahan Istana Aigai, Tempat Mahkota Alexander Agung Bersemayam
Mengintip Keindahan Istana Aigai, Tempat Mahkota Alexander Agung Bersemayam

jfid – Setelah 16 tahun menjalani proses restorasi, Istana Aigai di Yunani akhirnya dibuka kembali untuk umum.

Istana ini merupakan salah satu monumen klasik terpenting di dunia, karena di sinilah Alexander Agung dinobatkan sebagai raja Makedonia lebih dari 2.300 tahun lalu.

Istana Aigai, yang terletak di dekat kota pelabuhan Thessaloniki di utara Yunani, dibangun oleh Philip II, ayah dari Alexander Agung, yang memerintah kerajaan Makedonia yang kuat.

Aigai, yang sekarang dikenal sebagai Vergina, adalah ibu kotanya.

Istana ini adalah bangunan terbesar di Yunani klasik, dengan luas mencapai 15.000 meter persegi, dan memiliki ruang-ruang mewah, seperti aula perjamuan, tempat ibadah, dan halaman.

Alexander, yang kemudian menciptakan sebuah imperium yang membentang hingga Asia dan Timur Tengah, dinobatkan sebagai Raja Makedonia di sana pada tahun 336 SM, setelah ayahnya dibunuh.

Istana ini kemudian dihancurkan oleh bangsa Romawi dan baru ditemukan kembali melalui penggalian yang dimulai pada abad ke-19.

Proses renovasinya menelan biaya lebih dari 20 juta euro, dengan bantuan dari Uni Eropa.

Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis, yang menghadiri upacara pembukaan kembali situs ini pada hari Jumat, menggambarkannya sebagai “monumen penting bagi dunia”.

“Pentingnya monumen semacam ini menjadi warisan seluruh dunia. Kita harus menyorotinya, mempromosikannya, dan memperluas cakrawala yang terungkap oleh setiap aspek baru,” katanya.

Di antara bagian yang telah dipugar adalah beberapa kolom raksasa yang menghiasi istana. Situs ini akan dibuka untuk umum pada hari Minggu.

Istana Aigai, dan makam-makam raja Makedonia yang berada di dekatnya, merupakan Situs Warisan Dunia Unesco.

Selain istana, pengunjung juga dapat melihat museum baru yang menyatukan Istana Aigai, kumpulan makam kerajaan, dan Museum Makam Kerajaan. Museum ini dirancang sebagai gerbang konseptual ke situs arkeologi dan sejarah Aigai dan budaya Makedonia, serta Dunia Helenistik, karena di sini juga menjadi tempat Museum Digital “Alexander Agung: dari Aigai ke Dunia”.

Museum ini menampilkan berbagai artefak, seperti perhiasan, senjata, patung, dan mozaik, yang menggambarkan kehidupan dan kebudayaan masyarakat Makedonia kuno.

Salah satu daya tarik utamanya adalah makam Philip II, yang ditemukan pada tahun 1977 dan masih terjaga dengan baik.

Bagi para penggemar sejarah dan budaya, Istana Aigai adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan.

Istana ini menawarkan pengalaman yang menakjubkan dan mengesankan, sekaligus mengingatkan kita akan warisan yang ditinggalkan oleh Alexander Agung dan ayahnya.

Share This Article