Hasil Rapid Tes, Seorang Tenaga Medis dan Bocah di Bangkalan Positif Terpapar Virus Corona

Rasyiqi
By Rasyiqi
2 Min Read

JfID– Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur melakukan tracing dan menemukan 36 orang Asal Kecamatan Klampis pernah kontak langsung dengan pasien Covid 19 Dr. Z dan ST.

Kemudian, Gugus tugas melakukan rapid tes terhadap 19 orang dari total keseluruhan 36 orang itu, hasilnya sebanyak 18 orang dinyatakan negatif, Namun seorang bocah berumur 8 tahun dinyatakan positif.

“Sedangkan sisanya 17 orang akan dilakukan rapid tes tahap berikutnya,” terang Humas Gugus Tugas, Agus Zein melalui keterangan releasenya pada, Selasa (14/4/2020) malam.

Selain itu, Tim Gugus Tugas juga melakukan tracing di RS LK Bangkalan, sampai Hari Selasa, 14 April 2020 tercatat 25 orang yang pernah kontak langsung dengan dr. Z dan akan dilakukan rapid tes pada Hari Rabu, 15 April 2020.

“Sedangkan rapid tes yang telah dilakukan terhadap 3 orang perawat dan 1 orang petugas satpam hasilnya negative,” imbuhnya.

Kemudian Gugus Tugas Tracing di RSUD Bangkalan, Hasil penelusuran tercatat 165 orang yang kontak langsung dengan dr. Z, hasilnya 1 orang tenaga kesehatan positif dan sedang menunggu
hasil swap/PCR dari BBPTK-PP Surabaya.

“Sedangkan sisanya sebanyak 164
orang hasil tesnya negative,” terangnya.

Sementara untuk hasil tracing pasien TR asal Kecamatan Bangkalan, tercatat 12 orang yang terdiri dari 7 orang tinggal di Socah dan 5 orang tinggal di Kota Bangkalan telah dilakukan rapid tes dengan hasil semuanya negative.

“Kepada 12 orang tersebut diwajibkan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, tercatat
20 orang tenaga medis yang pernah kontak langsung dengan TR akan dilakukan rapid
tes pada Hari Rabu, 15 April 2020.

“Perkembangan kondisi pasien TR membaik, selang infus sudah dilepas serta dalam
masa tunggu hasil swab/PCR kedua dari BBPTK-PP Surabaya,” tandasnya.

Laporan: Syahril

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article