Edy Rahmayadi: Dari Anak Buah Prabowo ke Pendukung Anies

Deni Puja Pranata
6 Min Read

jfid – Edy Rahmayadi, mantan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), kini menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN), di wilayah Sumut. Edy mengaku memiliki alasan kuat mengapa ia memilih mendukung Anies Baswedan, meskipun secara emosional ia lebih dekat dengan Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2.

Edy Rahmayadi adalah seorang purnawirawan jenderal bintang dua yang pernah menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan. Ia juga pernah menjadi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Pada tahun 2018, ia terpilih menjadi Gubernur Sumut berpasangan dengan Musa Rajekshah, dengan didukung oleh Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, dan Partai Keadilan Sejahtera. 

Edy Rahmayadi memiliki hubungan yang erat dengan Prabowo Subianto, yang saat itu menjadi calon presiden nomor urut 2, berpasangan dengan Sandiaga Uno. Prabowo memberikan dukungan penuh kepada Edy Rahmayadi. Prabowo bahkan menyebut Edy sebagai anak buahnya yang paling setia dan berani. Prabowo dan Edy memang memiliki hubungan yang erat, karena Prabowo pernah menjadi atasan Edy saat masih aktif di militer. 

Namun, pada tahun 2023, Edy Rahmayadi memutuskan untuk mendukung Anies Baswedan, yang menjadi calon presiden nomor urut 1, berpasangan dengan Muhaimin Iskandar. Edy ditunjuk sebagai Ketua TKD AMIN di Sumut, yang merupakan salah satu basis suara terbesar di Indonesia. Edy mengaku tidak ada masalah dengan Prabowo, tetapi ia merasa lebih sejalan dengan visi dan misi Anies Baswedan.

Alasan Mendukung Anies Baswedan

Edy Rahmayadi mengatakan bahwa alasan utama ia mendukung Anies Baswedan adalah karena ia ingin berubah. Ia mengatakan bahwa tagline perubahan hanya dimiliki oleh pasangan AMIN. Ia menilai bahwa Indonesia membutuhkan perubahan di berbagai bidang, seperti sosial, ideologi, politik, ekonomi, budaya, pertahanan, dan keamanan. 

“Kalau menurut emosional saya, saya ke nomor 2 karena beliau mantan atasan saya dan saya tau benar. Makanya sekarang pertanyaan kenapa saya tidak kesana. Kalau ditanya saya ingin berubah. Yang punya tagline berubah hanya nomor 1. Karena itu kita cocok kan dulu apa yang mau diubah,” kata Edy saat memberi kata sambutan di acara Konsolidasi Pengurus Kampanye Daerah Sumatera Utara, AMIN di Kantor DPW Nasdem, Rabu (29/11/2023).

Edy Rahmayadi juga mengapresiasi sosok Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, yang menurutnya memiliki kapasitas, integritas, dan kesamaan dalam hal keislaman, keindonesiaan, dan kebangsaan. Ia menilai pasangan AMIN mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghadapi tantangan global. 

“Anies Baswedan adalah seorang intelektual, seorang akademisi, seorang pendidik, seorang pemimpin yang visioner. Dia punya gagasan-gagasan yang brilian untuk Indonesia. Dia juga punya rekam jejak yang baik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Gubernur DKI Jakarta,” kata Edy. 

“Muhaimin Iskandar adalah seorang politisi senior, seorang ulama, seorang aktivis, seorang pejuang yang gigih. Dia punya jaringan yang luas di seluruh Indonesia. Dia juga punya kepedulian yang tinggi terhadap rakyat, khususnya yang miskin dan tertindas,” lanjut Edy. 

“Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar adalah dua sosok yang memiliki akhlak mulia, yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka adalah dua sosok yang memiliki semangat nasionalisme, patriotisme, dan humanisme. Mereka adalah dua sosok yang memiliki visi global, strategi nasional, dan taktik lokal,” ucap Edy. 

Target Kemenangan di Sumut

Sebagai Ketua TKD AMIN di Sumut, Edy Rahmayadi menargetkan pasangan AMIN dapat memperoleh 75 persen suara pada pemilihan umum tahun 2024 di Sumut. Ia mengaku target tersebut berdasarkan hitung-hitungan saat ini. 

“Tagline perubahan ini memang dibutuhkan untuk Indonesia ini dan inilah yang memotivasi untuk memenangkan calon presiden Anies dan Muhaimin. Target 75 persen, hitung-hitungan sekarang ini segitu,” kata Edy.

Edy Rahmayadi menyebutkan, ada pun basis suara pemilihan pasangan AMIN berada di wilayah pantai timur Sumatera dan Tapanuli Selatan. “Pantai timur, pantai barat itu sebagian ada di daerah Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan itu kekuatan,” lanjut dia.

Kepada tim pemenangan, Edy berpesan agar melaksanakan segala rencana kampanye dengan jujur, benar, berani, dan ikhlas. “Kita sebagai tim pemenangan hari ini, saya mengajak saudara-saudara saya ayo kita menangkan. Sampaikan kepada masyarakat Sumut apa itu perubahan,” lanjutnya. 

Edy Rahmayadi juga mengingatkan agar tim pemenangan tetap waspada dan menjaga suara pasangan AMIN dari segala bentuk kecurangan. Ia berharap kemenangan AMIN dapat terwujud di Sumut dan di seluruh Indonesia.

“Ingat kita tetap harus waspada kita harus menjaga suara pasangan AMIN karena kita tahu demokrasi kita sekarang. Sekali lagi kita semua harus bersatu padu menjaga dan melawan semua usaha-usaha kecurangan terhadap pasangan AMIN,” tuturnya. 

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email [email protected]

Share This Article