MNV 2026, RSUD Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi untuk Masyarakat

Ningsih Arini
3 Min Read
MNV 2026, RSUD Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi untuk Masyarakat (Ilustrasi)
MNV 2026, RSUD Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi untuk Masyarakat (Ilustrasi)
- Advertisement -

SUMENEP jf.id– RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memanfaatkan ajang Madura Night Vaganza 2026 sebagai momentum untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam Pameran Pembangunan yang digelar di GOR A. Yani Sumenep, Rabu (26/8/2026) malam, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu membuka stan dengan berbagai layanan dan edukasi kesehatan yang dapat diakses pengunjung secara gratis.

Sejumlah kegiatan disiapkan, mulai dari pemeriksaan darah, konsultasi dokter spesialis, fisioterapi hingga permainan edukatif bertema kesehatan. Kehadiran layanan tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih jauh fasilitas dan pelayanan yang tersedia di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Selain layanan kesehatan, stan RSUD Sumenep juga mendapat perhatian pengunjung karena menyediakan sejumlah hadiah. Berbagai hadiah yang disiapkan antara lain sepeda gunung, mesin cuci, kipas angin, dispenser dan kulkas.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, bersama jajaran manajemen turut hadir dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan langsung jajaran rumah sakit menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Menurut Erliyati, keikutsertaan RSUD Sumenep dalam Madura Night Vaganza bukan semata untuk memperkenalkan layanan rumah sakit. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang edukasi sekaligus komunikasi langsung mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

“Pelayanan kesehatan harus semakin dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memberikan edukasi sekaligus membuka akses masyarakat untuk mengenal dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” ujar Erliyati.

Ia menekankan, pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada layanan yang diberikan di dalam gedung rumah sakit. Edukasi, pemeriksaan awal dan komunikasi dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Erliyati juga menyebut peningkatan mutu pelayanan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Rumah sakit, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat dan unsur lainnya.

“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik, mudah diakses dan memberikan manfaat. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat,” katanya.

Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Pameran Pembangunan dalam rangkaian Madura Night Vaganza 2026 menjadi ruang bagi sejumlah instansi dan lembaga untuk memperkenalkan program serta inovasi kepada masyarakat.

RSUD Sumenep memanfaatkan momentum tersebut dengan menghadirkan layanan kesehatan secara langsung di lokasi kegiatan. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya rumah sakit untuk membangun kedekatan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan kesehatan yang tersedia.

Bagi RSUD Sumenep, kehadiran dalam agenda tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang semakin terbuka dan dekat dengan masyarakat.

Transformasi pelayanan kesehatan pun tidak hanya diarahkan pada pengembangan fasilitas dan teknologi, tetapi juga pada penguatan komunikasi, kemudahan akses serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit.

- Advertisement -
Share This Article