Studi Baru: Sering Minum Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kanker Lambung

Rasyiqi
By Rasyiqi - Writer, Saintific Enthusiast
3 Min Read
- Advertisement -

jfid – KOMPAS.com – Bagi banyak orang, mengonsumsi minuman manis seperti soda, minuman buah kemasan, atau minuman olahraga sudah menjadi kebiasaan harian. Namun, studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Gastro Hep Advances membawa peringatan penting: kebiasaan ini dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena kanker lambung . Penelitian ini menjadi yang pertama kali menunjukkan hubungan tersebut pada populasi di AS. “Ini adalah studi pertama yang menunjukkan adanya hubungan antara asupan minuman manis berpemanis gula dengan kanker lambung pada populasi di AS,” ujar penulis senior sekaligus gastroenterolog, Dr. Andrew T. Chan dari Massachusetts General Hospital dikutip dari Science Alert, Rabu (19/8/2026). “Kanker lambung adalah penyebab kematian akibat kanker kelima di dunia, tetapi selama ini kita hanya tahu sedikit tentang bagaimana diet berkontribusi terhadap kanker ini,” tambahnya. Baca juga: Studi 25 Tahun: Anak yang Sering Minum Minuman Manis Berisiko Hipertensi Saat Dewasa Mengapa risikonya bisa melonjak? Penelitian jangka panjang ini menganalisis data dari dua studi kohort besar di AS, yaitu Nurses’ Health Study (NHS) dan Health Professionals Follow-Up Study (HPFS), yang melibatkan lebih dari 112.000 peserta tenaga kesehatan. Setelah memantau kebiasaan peserta sejak tahun 1986 hingga 2022, peneliti menemukan 278 kasus kanker lambung. Hasilnya, peserta yang mengonsumsi satu atau lebih porsi minuman manis per hari memiliki risiko terkena kanker lambung 2,45 kali lipat lebih tinggi dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya. Menariknya, jika dibedakan berdasarkan gender, peningkatannya pada perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki. Perempuan yang minum setidaknya satu porsi minuman manis per hari mengalami peningkatan risiko kanker lambung hingga 3,04 kali lipat. Beberapa data bahkan menunjukkan peningkatan lebih dari tiga kali lipat. Sedangkan, laki-laki yang mengonsumsi jumlah yang sama mengalami peningkatan risiko sekitar 1,99 kali lipat. Chan mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tren ini. “Ini jelas merupakan sebuah kekhawatiran karena kami melihat adanya peningkatan kanker pada saluran pencernaan, khususnya pada orang muda di bawah usia 50 tahun,” tuturnya kepada Fox News Digital, Rabu (19/8/2026). Baca juga: Arti Warna Label Nutri Level di Produk Minuman Manis Siap Saji Jenis minuman manis yang harus diwaspadai Minuman manis yang dievaluasi dalam penelitian ini meliputi soda biasa, minuman buah (punch), limun, dan minuman olahraga. Minuman jenis ini umumnya mengandung sirup jagung tinggi fruktosa. Peneliti menemukan bahwa asupan fruktosa yang tinggi secara konsisten berhubungan erat dengan peningkatan kasus kanker lambung.

- Advertisement -
Share This Article