Pemkab Sumenep Pacu PAD 2026 dari Pariwisata, Investasi hingga UMKM

Ningsih Arini
3 Min Read
Pemkab Sumenep Pacu PAD 2026 dari Pariwisata, Investasi hingga UMKM (Ilustrasi)
Pemkab Sumenep Pacu PAD 2026 dari Pariwisata, Investasi hingga UMKM (Ilustrasi)
- Advertisement -

SUMENEP jf.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mencari sumber-sumber baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang 2026. Sejumlah sektor menjadi fokus, mulai dari pariwisata, investasi, perpajakan hingga pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Wakil Bupati Sumenep K.H. Imam Hasyim mengatakan, peningkatan PAD menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian fiskal sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, sektor pariwisata masih memiliki peluang besar untuk memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Karena itu, Pemkab Sumenep berkomitmen meningkatkan kualitas sarana dan fasilitas di sejumlah destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah.

“Dengan memperbaiki kualitas pariwisata, kami berharap pengunjung semakin bertambah. Sehingga PAD Sumenep terus meningkat,” kata Imam Hasyim, Jumat (14/8/2026).

Selain pariwisata, Pemkab Sumenep juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Pemkab akan memperkuat sinergi dengan Samsat Sumenep untuk mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

Di sisi lain, sektor investasi turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkab Sumenep akan terus membuka peluang dan menarik investor untuk menanamkan modal di berbagai bidang usaha.

Imam menyebut, masuknya investasi tidak hanya berpotensi menambah aktivitas ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

“Kami juga akan terus menggaet investor untuk berinvestasi di Kabupaten Sumenep dengan berbagai jenis usaha. Sehingga dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di Sumenep,” ujarnya.

Penguatan UMKM juga menjadi strategi lain yang disiapkan Pemkab Sumenep. Pemerintah daerah mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi mampu meningkatkan kapasitas usaha dan naik kelas.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Sumenep berkomitmen memberikan kemudahan dalam proses legalitas dan perizinan usaha. Pelaku UMKM juga akan mendapatkan pelatihan serta peningkatan kapasitas agar mampu mengembangkan usahanya secara lebih profesional.

“Kami berkomitmen untuk mempermudah legalitas dan perizinan usaha bagi pelaku UMKM. Kami juga akan meningkatkan kualitas pelaku UMKM dengan berbagai pelatihan dan peningkatan kapasitas agar naik kelas,” jelasnya.

Imam menegaskan, peningkatan PAD tidak semata-mata ditujukan untuk menambah penerimaan daerah. Kenaikan pendapatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan fiskal Pemkab Sumenep dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan dukungan fiskal yang semakin kuat, pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur dan konektivitas di Sumenep dapat terus ditingkatkan.

“Sehingga, kami berharap dapat meningkatkan infrastruktur dan konektivitas di Kabupaten Sumenep. Itu merupakan upaya kami untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.

- Advertisement -
TAGGED:
Share This Article