jfid – JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bio Farma (Persero), induk Holding BUMN Farmasi, mengerahkan sumber daya kesehatan untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bio Farma bersama anggota holdingnya, Kimia Farma dan Indofarma menyalurkan 3.000 dosis vaksin Tetanus Difteri (Td), obat-obatan, vitamin, alat kesehatan, serta perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) ke wilayah terdampak. Selain bantuan kesehatan, perusahaan turut menyalurkan sejumlah kebutuhan dasar bagi masyarakat dan relawan, antara lain hygiene kit , selimut, makanan dan minuman, susu, serta kebutuhan bayi dan balita seperti popok. Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya mengatakan, pengerahan sumber daya tersebut dilakukan dengan menggabungkan kapabilitas Bio Farma, Kimia Farma, dan Indofarma. Baca juga: PELNI Gratiskan Angkutan Bantuan Gempa NTT, 481 Koli Sudah Tiba di Maumere Bantuan tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar relawan serta masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat. “Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat menjadi fokus respons kami. Kami memastikan sumber daya kesehatan yang kami miliki dimanfaatkan secara tepat, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (23/8/2026). Menurut Shadiq, masing-masing perusahaan memiliki kapabilitas yang dapat saling melengkapi, mulai dari produksi vaksin dan produk biologi, obat-obatan dan layanan kesehatan, hingga distribusi. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sejak 17 Agustus 2026 dan masih berlangsung hingga saat ini. Dalam penyalurannya, Bio Farma berkoordinasi dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan di NTT, TNI Angkatan Udara, Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), BNPB, BPBD NTT, serta jaringan perusahaan di daerah. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak. Shadiq mengatakan, keterlibatan Bio Farma Group dalam penanganan bencana tidak hanya berupa penyaluran bantuan, tetapi juga pemanfaatan sumber daya perusahaan yang dimiliki untuk mendukung kebutuhan kesehatan di lapangan. “Dalam konteks kebencanaan, kapabilitas tersebut kami gerakkan secara terkoordinasi. Bukan sebagai respons yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan sebagai satu kekuatan Bio Farma Group untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung penanganan dan pemulihan yang lebih terpadu,” kata dia. Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Bio Farma Salurkan 3.000 Vaksin Tetanus Difteri dan Obat-Obatan buat Penanganan Gempa NTTEkbis23/08/2026

