Isyarat Kuat dari Rektor: Fakultas Keislaman UTM Akan Diperluas

Rasyiqi
By Rasyiqi - Writer, Saintific Enthusiast
2 Min Read
Isyarat Kuat dari Rektor: Fakultas Keislaman UTM Akan Diperluas (Ilustrasi)
Isyarat Kuat dari Rektor: Fakultas Keislaman UTM Akan Diperluas (Ilustrasi)
- Advertisement -

Madura — Asesmen lapangan Program Studi Magister Ekonomi Syariah Fakultas Keislaman Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Jumat (hari ini), tidak hanya menjadi agenda akademik rutin, tetapi juga menghadirkan sinyal kuat arah pengembangan institusi ke depan.

Kegiatan ini menghadirkan asesor Prof. Dr. Tulus Suryanto, M.M., Akt., C.A. dan Dr. Misbahul Munir, Lc., M.E.I., serta Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A.

Dekan Fakultas Keislaman UTM, Dr. Abdur Rohman, S.Ag., M.E.I., menegaskan bahwa asesmen ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan tinggi berbasis nilai keislaman yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Namun, perhatian utama justru mengarah pada pernyataan Rektor UTM, Prof. Dr. Safi, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan isyarat kuat bahwa Fakultas Keislaman tidak akan berhenti pada penguatan satu program studi semata. Sebaliknya, fakultas ini akan diperluas melalui pembukaan sejumlah program studi berbasis keislaman yang telah dipersiapkan secara matang. Bahkan, direncanakan terdapat empat program studi baru yang akan dibuka pada tahun ini sebagai bagian dari ekspansi akademik UTM.

Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis dalam memperkuat posisi UTM, tidak hanya sebagai perguruan tinggi daerah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan keilmuan keislaman yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dinamika global.

Dalam arahannya, Prof. Sahiron Syamsuddin menekankan bahwa asesmen lapangan harus dimaknai sebagai momentum refleksi dan penguatan mutu, bukan sekadar formalitas administratif. Sementara itu, asesor Prof. Tulus Suryanto menegaskan pentingnya objektivitas dan transparansi dalam proses penilaian sebagai dasar pengembangan program studi ke depan.

Rangkaian asesmen meliputi penelaahan dokumen, diskusi akademik, hingga penandatanganan berita acara. Namun lebih dari itu, momentum ini menjadi titik tolak bagi Fakultas Keislaman UTM untuk terus berkembang dan memperluas kontribusinya.

Dengan sinyal ekspansi yang disampaikan secara terbuka oleh pimpinan universitas, Fakultas Keislaman UTM kini berada pada fase baru—tidak hanya memperkuat mutu, tetapi juga memperluas cakrawala keilmuan Islam di tingkat yang lebih strategis.

- Advertisement -
Share This Article