Ampas Teh Sebagai Pupuk? Masa sih Berikut penjelasan Beragam manfaatnya

Lukman Sanjaya By Lukman Sanjaya
5 Min Read

jfid – Setiap hari, jutaan orang di seluruh dunia menikmati secangkir teh. Namun, setelah menikmati minuman ini, banyak dari kita yang langsung membuang ampas teh tanpa berpikir dua kali.

Apa yang mungkin tidak,, Anda sadari adalah bahwa ampas teh ini sebenarnya memiliki banyak manfaat, terutama bagi kebun dan tanaman Anda.

Salah satu manfaat terbesar dari ampas teh adalah kemampuannya untuk digunakan dalam pembuatan pupuk kompos. Daun teh kaya akan nitrogen, elemen penting yang membantu memecah bahan organik lainnya dalam kompos.

Nitrogen juga mendorong pertumbuhan bakteri pengurai, yang penting dalam proses komposting.

Dengan menambahkan ampas teh ke kompos Anda, Anda tidak hanya memanfaatkan limbah organik, tetapi juga memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan tanaman Anda.

Berikut adalah cara membuat kompos dari ampas teh:

1.Gunting bungkus teh celup dan jemur hingga kering. Pertama, gunting bungkus teh celup lalu pisahkan ampas dan bungkusnya di wadah yang berbeda¹. Berikutnya, jemur ampas teh di bawah sinar matahari sampai benar-benar kering.

  1. Sebarkan ampas teh pada tanaman dan timbun ke dalam media tanam. Nantinya, komposisasi akan terjadi dengan sendirinya di dalam media tanam.

Perlu diperhatikan bahwa kantong teh celup yang digunakan sebagai pupuk tidak boleh terkontaminasi dengan gula.

Hal ini dilakukan agar ampas teh tidak dikerumuni semut dan menggumpal ketika digunakan sebagai pupuk organik.

Jika ragu, akan lebih baik jika ampas teh dikeluarkan terlebih dahulu dari kantong teh celup karena tidak semua jenis kantong teh bisa ikut terurai begitu saja.

Kantong teh celup yang terbuat dari bahan kertas, sutra atau muslin adalah jenis bahan yang cocok dan bisa terurai.

Ampas teh memiliki banyak senyawa yang bermanfaat bagi tanaman seperti vitamin C, vitamin E, polifenol, flavonoid, tannin dan masih banyak lagi.

Manfaat penggunaan ampas teh sebagai kompos lainnya adalah dapat memperbaiki kesuburan tanah serta dapat merangsang pertumbuhan tanaman.

Kandungan tannin pada ampas teh secara tidak langsung dapat berperan sebagai insektisida pada tanaman karena ia dapat mengusir semut.

Ampas teh juga dapat membantu proses retensi air sehingga dapat memaksimalkan penyerapan air pada tanah.

Beragam manfaat ampas teh:

Mengusir Hama dan Serangga

Ampas teh juga bisa digunakan sebagai pengusir hama alami. Hama tertentu tidak menyukai bau dari daun teh, membuatnya menjadi alat yang efektif untuk menjaga hama dan serangga menjauh dari kebun Anda.

Dengan menaburkan ampas teh di sekitar kebun Anda, Anda dapat membantu melindungi tanaman Anda dari serangan hama tanpa harus menggunakan pestisida kimia.

Menyuburkan Tanaman

Ampas teh juga bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman Anda. Nitrogen dalam daun teh dapat mendorong pertumbuhan daun yang sehat, sementara antioksidan dan mineral lainnya dalam teh dapat membantu memperkaya tanah.

Dengan menambahkan ampas teh ke tanah di sekitar tanaman Anda, Anda dapat membantu meningkatkan kesehatan dan vitalitas tanaman Anda.

Bagus untuk Tanaman Hias

Beberapa tanaman hias, seperti pakis, menyukai tanah asam.

Ampas teh dapat membantu menambah keasaman tanah, membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk tanaman-tanaman ini tumbuh.

Dengan menambahkan ampas teh ke pot atau bedengan tanaman ini, Anda dapat membantu memastikan bahwa mereka mendapatkan lingkungan tumbuh yang ideal.

Membuat Subur Tanaman Mawar

Menaburkan ampas teh di sekitar akar mawar Anda dapat membantu mendorong pertumbuhan bunga yang sehat dan subur. Selain itu, antioksidan dalam daun teh juga dapat membantu melindungi mawar dari penyakit dan hama.

Jadi, sebelum Anda membuang ampas teh Anda berikutnya, pikirkan lagi.

Dengan sedikit kreativitas dan usaha, Anda bisa mengubah ampas teh menjadi sumber daya berharga untuk kebun Anda.

Mulailah memanfaatkan ampas teh Anda hari ini, dan lihatlah bagaimana kebun Anda berkembang menjadi lebih hijau dan lebih subur.

Semoga bermanfaat dan selamat membaca:)

TAGGED:
Share This Article