Sumenep Kembangkan Pertanian Hortikultura Berbasis Smart Farming

Ningsih Arini
3 Min Read
Sumenep Kembangkan Pertanian Hortikultura Berbasis Smart Farming (Ilustrasi)
Sumenep Kembangkan Pertanian Hortikultura Berbasis Smart Farming (Ilustrasi)
- Advertisement -

Sumenep Jf.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong transformasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pengembangan pertanian hortikultura berbasis smart farming di Desa Kasengan, Kecamatan Manding.

Kawasan Smart Farming Hortikultura tersebut diresmikan oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani. Program ini dikelola oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep dengan fokus pada pengelolaan pertanian yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

Dalam peresmian tersebut, Wakil Bupati meninjau langsung sejumlah fasilitas penunjang, seperti green house untuk budidaya selada dan melon. Seluruh proses produksi dilakukan secara terkontrol dengan dukungan teknologi digital, mulai dari pengaturan suhu, kelembapan udara, hingga sistem irigasi yang terintegrasi.

Penerapan teknologi ini memungkinkan petani melakukan pemantauan tanaman secara presisi, sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, sistem ini juga membantu petani dalam menekan risiko gagal panen dan meningkatkan efisiensi biaya produksi.

KH Imam Hasyim mengapresiasi kinerja DKPP Sumenep di bawah kepemimpinan Chainur Rasyid, serta dukungan pemerintah kecamatan dan desa dalam mengembangkan kawasan pertanian berbasis teknologi tersebut. Menurutnya, keberadaan smart farming mampu mengubah pandangan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap sektor pertanian.

Ia menilai pertanian modern memiliki prospek yang menjanjikan jika dikelola dengan inovasi dan teknologi yang tepat. Bahkan, berdasarkan laporan kelompok tani dan DKPP, hasil produksi dari program ini telah berhasil menembus pasar modern dan jaringan ritel, yang menuntut standar kualitas tinggi.

Wakil Bupati menegaskan bahwa keberhasilan tersebut patut dibanggakan, mengingat produk pertanian lokal mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar modern.

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan bahwa pengembangan kawasan smart farming akan terus diperluas ke desa-desa lain yang memiliki potensi hortikultura. Pihaknya berkomitmen mendorong petani milenial untuk mengadopsi sistem pertanian modern agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, DKPP berharap minat generasi muda terhadap sektor pertanian semakin meningkat, sekaligus menciptakan pertanian yang maju, inovatif, dan berdaya saing.

- Advertisement -
Share This Article