The Accountant: Akuntan Autis yang Jadi Pembasmi Kejahatan

Shofiyatul Millah
4 Min Read

jfid – Film The Accountant mungkin terdengar seperti judul yang membosankan bagi sebagian orang.

Bagaimana tidak, akuntan biasanya identik dengan pekerjaan yang monoton, kaku, dan penuh dengan angka-angka.

Namun, jangan salah, film yang dibintangi oleh Ben Affleck ini justru menawarkan kisah yang menarik, menegangkan, dan penuh dengan aksi.

The Accountant bercerita tentang Christian Wolff, seorang akuntan yang mengidap autisme sejak kecil.

Karena kondisinya itu, ia mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan orang lain dan lebih nyaman dengan angka-angka.

Namun, dibalik penampilannya yang biasa-biasa saja, Christian ternyata memiliki keahlian yang luar biasa dalam bidang matematika, bela diri, dan menembak.

Christian bekerja sebagai akuntan forensik yang sering menerima klien-klien dari organisasi kriminal.

Ia mampu menemukan kebocoran keuangan dan menyelesaikan masalah yang rumit dengan cepat dan akurat.

Namun, pekerjaannya itu juga membuatnya menjadi incaran dari pihak berwajib dan musuh-musuhnya.

Suatu hari, Christian mendapat tugas untuk mengaudit sebuah perusahaan robotik bernama Living Robotics.

Bersama dengan seorang auditor internal bernama Dana Cummings, ia berhasil mengungkap adanya penyimpangan uang sebesar 61 juta dollar.

Namun, hal itu juga memicu pembunuhan terhadap seorang eksekutif perusahaan dan ancaman terhadap nyawa Christian dan Dana.

Christian yang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya begitu saja, berusaha melindungi Dana dan menuntaskan kasusnya.

Ia pun harus menghadapi berbagai rintangan, termasuk seorang pembunuh bayaran yang ternyata memiliki hubungan dengannya, dan seorang agen Departemen Keuangan yang mencoba mengungkap identitasnya.

Film The Accountant disutradarai oleh Gavin O’Connor, yang sebelumnya dikenal lewat film-film seperti Warrior dan Jane Got a Gun.

Naskah film ini ditulis oleh Bill Dubuque, yang juga menulis skenario film The Judge.

Film ini dirilis pada tahun 2016 dan mendapat tanggapan yang beragam dari para kritikus dan penonton.

Sebagian orang memuji film ini karena mengangkat tema autisme dengan cara yang berbeda dan menarik.

Film ini juga diapresiasi karena memberikan gambaran yang simpatik dan akurat tentang kondisi orang-orang yang berada dalam spektrum autisme.

Selain itu, film ini juga dipuji karena aksi-aksinya yang seru dan kocak, serta akting yang solid dari para pemainnya.

Namun, sebagian orang juga mengkritik film ini karena dianggap terlalu rumit, tidak konsisten, dan penuh dengan klise.

Film ini juga dikritik karena menggabungkan dua genre yang berbeda, yaitu thriller keuangan dan aksi laga, yang membuatnya terasa tidak fokus dan tidak seimbang.

Beberapa orang juga merasa film ini tidak sesuai dengan judulnya, karena akuntansi tidak menjadi fokus utama ceritanya.

Meski begitu, film The Accountant tetap menjadi salah satu film yang layak ditonton bagi para pecinta film aksi dan drama.

Film ini menawarkan kisah yang unik, karakter yang menarik, dan pesan yang positif tentang autisme.

Film ini juga menampilkan Ben Affleck dalam salah satu perannya yang terbaik, sebagai seorang akuntan autis yang jadi pembasmi kejahatan.

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article