Ramadhan Makin Berkesan dengan Pengharum Kulkas Alami, Coba Yuk!

Fahrur Rozi
2 Min Read

jfid – Ramadhan telah tiba, bulan suci yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Di tengah persiapan yang sibuk, ada satu hal yang seringkali terlupakan: aroma kulkas.

Bagaimana cara menjaga kulkas tetap harum dan segar,

terutama saat menyimpan berbagai jenis makanan untuk berbuka puasa?

Berikut ini adalah beberapa pengharum kulkas alami yang bisa Anda coba:

  1. Lemon: Buah yang kaya akan vitamin C ini dikenal sebagai pembasmi bakteri. Lemon tidak hanya menyegarkan, tapi juga mencegah bau tak sedap. Cukup peras dan letakkan air lemon di dalam freezer untuk aroma yang tahan lama.
  2. Baking Soda: Bubuk ajaib ini menyerap bau tidak sedap dan menjaga kulkas tetap netral. Letakkan di sudut kulkas dan ganti setiap tiga bulan.
  3. Vanila: Ekstrak vanila memberikan aroma manis dan menenangkan. Celupkan bola kapas ke dalam ekstrak dan letakkan di kulkas.
  4. Minyak Esensial: Pilih aroma jeruk atau lemon untuk kesegaran yang tahan lama. Beberapa tetes dalam mangkuk cukup untuk mengusir bau tak sedap.
  5. Ampas Kopi: Jangan buang ampas kopi Anda! Ampas kopi yang dikeringkan bisa menyerap bau dan memberikan aroma khas.
  6. Cengkeh dan Jeruk: Tusukkan cengkeh pada jeruk dan letakkan di kulkas untuk pengharum alami yang efektif.
  7. Daun Pandan: Aroma khas pandan tidak hanya untuk masakan, tapi juga bisa menjaga kulkas tetap harum.

Dengan menggunakan bahan-bahan alami ini, kulkas Anda tidak hanya harum tapi juga lebih sehat tanpa bahan kimia.

Selamat mencoba dan semoga Ramadhan Anda penuh dengan keharuman dan keberkahan.

Namun, perlu diingat bahwa penggunaan pengharum kulkas alami ini bukan berarti Anda bisa mengabaikan kebersihan kulkas.

Pastikan untuk rutin membersihkan kulkas dan membuang makanan yang sudah tidak layak konsumsi.

Dengan begitu, kulkas Anda akan selalu harum dan segar,

siap menyambut hidangan berbuka puasa di bulan Ramadhan. Selamat berpuasa!

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article