SUMENEP Jf.id — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sekitar 300 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang keluar-masuk Terminal Wiraraja, Kabupaten Sumenep, menjalani pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check, Rabu (17/12/2025).
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi dalam kondisi aman dan laik jalan, mengingat lonjakan jumlah penumpang biasanya terjadi pada akhir tahun.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Wiraraja, Handoko Imam Hanafi, mengatakan ramp check dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas terminal, kepolisian lalu lintas, serta instansi terkait lainnya. Pemeriksaan dilakukan baik secara rutin maupun insidentil.
“Momentum Nataru identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Karena itu, kami pastikan bus yang beroperasi benar-benar memenuhi standar keselamatan,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek kelengkapan administrasi kendaraan seperti Kartu Pengawasan (KPS) dan uji KIR. Selain itu, kondisi teknis bus juga diperiksa secara menyeluruh, mulai dari sistem pengereman, ban, suspensi, kaca, lampu utama, lampu sein, hingga perlengkapan keselamatan penumpang.
Aspek keselamatan lainnya yang turut diperiksa meliputi ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), alat pemecah kaca, serta pintu darurat.
Dari hasil ramp check, petugas masih menemukan sejumlah armada yang tidak memenuhi standar kelayakan, terutama pada kondisi kaca depan yang retak dan masa berlaku uji KIR yang telah habis.
“Jika kerusakan dianggap membahayakan, bus wajib diperbaiki terlebih dahulu sebelum diizinkan beroperasi. Untuk KIR yang sudah mati, armada langsung kami larang membawa penumpang dan dikeluarkan dari terminal,” tegas Imam.
Ia mengakui bahwa pelanggaran terkait KIR mati masih kerap ditemukan meskipun pengawasan rutin telah dilakukan. Oleh karena itu, pemeriksaan berkala akan terus ditingkatkan demi menjamin keselamatan penumpang selama periode libur akhir tahun.

