Yakutia: Republik Es dengan Budaya dan Koleksi Bawah Tanah yang Mengagumkan

ZAJ
By ZAJ
2 Min Read

jfid – Yakutia, atau Sakha, adalah salah satu republik terbesar di Siberia dan Federasi Rusia. Yakutia terkenal dengan iklimnya yang sangat dingin, dengan suhu rata-rata di musim dingin mencapai -40°C. Namun, di balik cuaca ekstremnya, Yakutia menyimpan kekayaan budaya dan koleksi bawah tanah yang menarik untuk diketahui.

Salah satu aspek budaya yang unik di Yakutia adalah industri perfilman yang berkembang pesat. Yakutia memiliki julukan Sakhawood, karena setiap tahunnya menghasilkan tujuh hingga sepuluh film fitur dengan anggaran rendah.

Film-film ini kebanyakan menggunakan bahasa lokal dan menampilkan aktor-aktor dari kelompok teater atau jalanan. Meskipun demikian, film-film Sakhawood mampu bersaing dengan film-film internasional di box office dan festival film. Dalam 15 tahun terakhir, 180 film fitur telah diproduksi di Sakha.

Selain itu, Yakutia juga memiliki koleksi bawah tanah yang luar biasa. Karena adanya permafrost, atau tanah beku, banyak bangunan dan fasilitas di Yakutia dibangun di bawah tanah. Misalnya, ada museum mammoth, laboratorium es, perpustakaan, dan bahkan bioskop yang berada di bawah permukaan tanah.

Koleksi bawah tanah ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan atau perlindungan dari cuaca dingin, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan dan hiburan bagi masyarakat Yakutia.

Yakutia adalah contoh nyata bahwa kehidupan dan seni dapat berkembang di mana saja, bahkan di tempat yang paling tidak terduga. Yakutia menawarkan pengalaman yang berbeda bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dekat republik es ini.

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article