Tips dan Trik Membuat Kandang Sapi Modern yang Bikin Sapi Betah dan Cepat Gemuk

Fahrur Rozi
4 Min Read
Tips dan Trik Membuat Kandang Sapi Modern yang Bikin Sapi Betah dan Cepat Gemuk
Tips dan Trik Membuat Kandang Sapi Modern yang Bikin Sapi Betah dan Cepat Gemuk

jfid – Sapi adalah salah satu hewan ternak yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia.

Selain dagingnya yang lezat, sapi juga menghasilkan susu, kulit, dan kotoran yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Namun, untuk mendapatkan sapi yang berkualitas, tidak cukup hanya memberi pakan dan minum yang baik.

Sapi juga membutuhkan kandang yang nyaman, aman, dan sehat.

Kandang sapi merupakan salah satu prasarana pokok dalam setiap usaha peternakan.

Kandang berfungsi sebagai rumah tempat berlindung bagi hewan ternak dari cuaca dan ancaman bahaya.

Selain itu, kandang juga berpengaruh terhadap pertumbuhan bobot, kesehatan, dan produktivitas sapi.

Pembuatan kandang tergantung dari fungsi dan tujuan bisnis dijalankan.

Kandang penggemukan sapi potong tentu berbeda dengan sapi perah.

Untuk penggemukan sapi, sebaiknya menggunakan kandang soliter/ikat.

Kandang tipe ini dipercaya lebih cepat pertumbuhannya karena adanya pembatasan aktifitas gerak yang akan menghabiskan energi.

Kandang sapi modern dan sederhana untuk penggemukan yang baik harus memenuhi beberapa persyaratan, yaitu:

  • Ukuran kandang. Ukuran kandang harus disesuaikan dengan ukuran tubuh dan jenis sapi yang dipelihara. Umumnya, kebutuhan luas kandang per ekor sekitar 1.5 x 2.5 meter, 1.5 x 2 meter, atau 1 x 1.5 meter.
  • Konstruksi kandang. Konstruksi kandang harus terbuat dari bahan yang kokoh dan kuat namun ekonomis. Di dalam kandang harus ada drainase dan saluran pembuangan Iimbah yang mudah dibersihkan. Tiang kandang sebaiknya dibuat dari kayu berbentuk bulat agar lebih tahan lama dan tidak melukai tubuh sapi. Lantai kandang harus kuat, tidak licin, dan dibuat dengan kemiringan 15 derajat ke arah selokan di belakang untuk mempermudah penampungan kotoran dan urine sapi. Lantai bisa dialasi jerami, karpet, kayu datar, papan, atau serbuk gergaji. Dinding kandang tidak boleh tertutup seluruhnya, sirkulasi udara di dalam kandang harus lancar. Atap kandang bisa terbuat dari bahan berkualitas baik seperti asbes, genting, atau seng. Untuk kandang modern bisa menerapkan sistem atap buka-tutup. Kandang seperti ini memungkinkan kita untuk membuka atap kandang untuk keperluan menjemur sapi dan lantai kandang.
  • Arah kandang. Menurut pengalaman di lapangan, kandang sapi yang posisinya menghadap ke arah timur lebih baik pertumbuhan bobotnya dibandingkan dengan kandang yang letaknya menghadap ke arah lain. Apabila membangun kandang tunggal, sebaiknya dibuat menghadap ke timur. Namun, jika membangun kandang ganda, buatlah membujur utara–selatan.
  • Tempat pakan dan minum. Tempat pakan dan minum dibuat selebar tempat sapi di depan kandang. Tempat pakan dan minum ini dibuat dari bahan semen atau papan kayu dengan dasar rapat agar pakan tidak mudah tercecer. Tempat minum tidak bocor dan mudah dibersihkan.
  • Galangan sapi. Untuk galangan sapi sebaiknya menggunakan kayu. Hindari pemakaian galangan yang terbuat dari besi atau logam yang bisa menghantarkan arus listrik. Hal ini dilakukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, contohnya seperti sapi yang tewas tersambar petir.
  • Lokasi peternakan. Sebaiknya peternakan terletak di lokasi yang jauh dari pemukiman warga, namun mudah diakses oleh kenderaan. Hal ini perlu dilakukan untuk mengindari adanya protes dari warga sekitar terhadap bau kotoran sapi. Namun apabila kondisi tidak memungkinkan, peternak dapat membangun tembok minimal setinggi 3 meter sebagai penghalang angin.

Dengan membangun kandang sapi modern dan sederhana untuk penggemukan yang baik.

Peternak dapat meningkatkan kesejahteraan dan kinerja sapi.

Sapi yang sehat dan nyaman akan tumbuh lebih cepat dan menghasilkan daging yang berkualitas.

Selain itu, kandang yang bersih dan rapi juga akan menambah nilai estetika dan kebanggaan bagi peternak.

Share This Article