Tim UPT Perlintan Dan Keswan Praya Barat Sambangi Kelompok Tani

Rasyiqi By Rasyiqi - Writer, Digital Marketer
3 Min Read

jf.id – Kepala UPT Perlintan dan Keswan Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah beserta Tim melakukan beberapa upaya dalam rangka memaksimalkan tugas pelayanan dan pembangunan pertanian. Jum’at, 24/01/2020.

Upaya yang dimaksud menurut Kepala UPT Perlintan dan Keswan Praya Barat, Nasup, S.Pt yakni mengunjungi beberapa kelompok tani yang relative sulit terjangkau karena akses jalan yang mengalami kerusakan.

“misalnya akses jalan menuju kelompok tani Tanak Dondon, Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, yang konsern terhadap budidaya kedelai. bayangkan rombongan Tim penyuluh mesti berjibaku dengan kondisi untuk sampai di kelompok yang terletak di kawasan hutan tersebut, ” kata Nasup, S.Pt.

Terpisah, Menurut Baiq Evi Rosita, SP, penyuluh pertanian Desa setempat membenarkan bahwa kedelai merupakan komoditas utama dari kelompok tani tersebut khususnya pada musim hujan.

” antusiasme petani menjadikan kedelai sebagai komoditas utama kelompok tani, sebab harga jual relative tinggi, di samping itu juga hasil produksinya dijadikan benih yang bisa ditanam petani yang melakukan budidaya pada MK I di dua tempat yakni Praya Barat dan Pujut,” tandas Baiq Evi.

Menurut Baiq Evi, harga jual Kedelai di kelompok tani tersebut bergantung kepada banyak atau kurangnya permintaan.

“ketika panen selesai, biasanya akan dijadikan benih akan tetapi jika tidak maka akan dijadikan maka kedelai menjadi bahan konsumsi,” sambungnya.

Atas kejadian ini, Kelompok Tani tersebut menginginkan adanya upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga harga komoditas dan pemasaran untuk menjaga keuntungan bagi petani.

Tim Penyuluh UPT Perlintan dan Keswan Praya Barat juga mendatangi Kelompok Tani Punik Baru di Dusun Bangkat Molo, Desa Mekarsari, Praya Barat untuk melihat perkembangan rencana pengembangan kepala genjah.

Menurut Tauhir, Sp, Penyuluh Desa setempat menerangkan bahwa pengembangan kepala genjah mempunyai prospek yang tinggi, mengingat Desa Mekarsari memiliki pemandangan pantai yang indah seperti di Semeti dan Tampah.

“dengan banyaknya wisatawan yang mengunjungi tempat ini, maka akan memberikan dampak yang baik bagi kegiatan budidaya tanaman ini,” sebut Tauhir.

Laporan: M Rizwan

TAGGED:
Share This Article