Rem Blong, Truk Hantam Kendaraan di Exit Tol Bawen

Rasyiqi
By Rasyiqi
5 Min Read

Sebuah truk yang diduga mengalami rem blong menabrak sejumlah kendaraan yang berhenti di lampu merah di exit tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/9/2023) sore.

Kecelakaan beruntun ini menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai puluhan lainnya.

Kronologi Kejadian

Menurut saksi mata, Nardi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.20 WIB. Dia menyebutkan, kejadian bermula saat sebuah truk melaju dari arah Semarang ke Solo.

Lalu sekitar di depan Dusun Semilir truk tersebut sudah menyalakan klakson dengan keras. Diduga saat itu rem truk tersebut blong, sehingga tak mampu mengendalikan laju kendaraan tersebut.

Namun para pengendara yang berhenti di traffic light tidak minggir dan fokus ke lampu lalu lintas yang masih merah. “Kemudian terjadi kecelakaan, suaranya sangat keras,” kata Nardi.

Akibatnya, truk tersebut menabrak empat mobil dan sembilan sepeda motor yang berada di depannya. Beberapa kendaraan terpental dan terbakar akibat benturan keras. Korban jiwa dan luka-luka pun bertebaran di lokasi kejadian.

Evakuasi Korban

Petugas kepolisian dan relawan segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi korban. Mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar beberapa kendaraan.

“Untuk supir sudah kita bawa ke Polres (Ungaran) kita amankan dan akan kita minta keterangan. Yang paling penting kita sekarang konsentrasi menolong korban,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho.

Dia menambahkan, pihaknya akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.

“Apakah rem blong, apakah supirnya ngantuk, ini masih diduga semua. Nanti secara teknis dan taktis akan kita jelaskan setelah olah TKP selesai nanti akan kita update lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ungaran, dr Agus Prasetyo mengatakan, pihaknya telah menerima 32 korban dari kecelakaan tersebut. Empat di antaranya meninggal dunia, sementara 28 lainnya mengalami luka-luka.

“Korban meninggal dunia ada empat orang, tiga laki-laki dan satu perempuan. Korban luka-luka ada 28 orang, 18 laki-laki dan 10 perempuan,” kata Agus.

Dia menjelaskan, sebagian besar korban mengalami luka bakar, patah tulang, dan trauma kepala.

“Kami sudah memberikan penanganan sesuai kondisi korban. Kami juga sudah menghubungi keluarga korban untuk memberitahu kondisi mereka,” ucapnya.

Tanggapan Warga

Kecelakaan maut ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kata “Bawen” menjadi trending topic di Twitter dengan hampir 3.000 unggahan.

Warga menyampaikan belasungkawa dan doa bagi para korban dan keluarganya.

“Turut berduka cita atas musibah kecelakaan maut di exit tol Bawen Semarang. Semoga para korban diberi kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT,” tulis akun @rizkyfauzi_.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun…kecelakaan maut di exit tol Bawen Semarang. Semoga para korban diberi tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin,” tulis akun @dianaputri_.

Beberapa warga juga mengkritik kondisi jalan yang menurun dan berbelok di exit tol Bawen yang dinilai rawan kecelakaan. Mereka meminta pemerintah untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan tersebut.

“Exit tol Bawen itu emang rawan kecelakaan, jalannya menurun dan berbelok, apalagi kalau hujan licin banget. Harusnya ada pembatas atau rambu-rambu yang jelas biar pengendara lebih hati-hati,” tulis akun @fajar_.

“Kasihan banget korban kecelakaan di exit tol Bawen. Semoga ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jalan yang memang sudah banyak menelan korban jiwa,” tulis akun @nisa_.

Pesan Moral

Kecelakaan maut di exit tol Bawen ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dalam berkendara.

Jangan lupa untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, terutama rem dan ban. Jangan pula mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk.

Selain itu, kita juga harus menghormati aturan lalu lintas dan menghargai sesama pengguna jalan.

Jangan ngeyel atau cuek saat mendengar klakson dari kendaraan lain yang minta jalan. Siapa tahu itu adalah tanda bahaya yang bisa menyelamatkan nyawa kita.

Semoga kecelakaan seperti ini tidak terulang lagi di masa depan. Mari kita saling mendoakan dan menjaga keselamatan bersama.

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article