Ramai Soal Baim Wong Jual iPad Murah di Harga 1Juta-an, Bea Cukai Lakukan Penyelidikan

ZAJ
By ZAJ
5 Min Read
Ramai Soal Baim Wong Jual iPad Murah di Harga 1Juta-an, Bea Cukai Lakukan Penyelidikan
Ramai Soal Baim Wong Jual iPad Murah di Harga 1Juta-an, Bea Cukai Lakukan Penyelidikan

jfid – Baim Wong, seorang artis yang dikenal sebagai sosok dermawan dan suka berbagi, baru-baru ini menghebohkan publik dengan unggahannya di media sosial. Ia mengaku akan menjual iPad dengan harga Rp 1 juta kepada penggemarnya.

Unggahan itu ia buat dengan memperlihatkan sejumlah kardus berisikan sejumlah iPad yang hanya dibungkus plastik. “Siapa yang bilang iPad mahal hayo? Enggak. Saya kasih harga murah Rp 1 juta,” kata dia, melalui akun resmi media sosialnya, dikutip Rabu (27/12/2023).

Tak ayal, unggahan tersebut menuai pernyataan dan pertanyaan dari netizen. Sejumlah netizen mempertanyakan asal iPad yang akan dijual Baim Wong. Netizen menduga, iPad yang akan dijual merupakan barang bekas yang diolah kembali atau refurbished dan diimpor dari luar negeri.

“Gaada ceritanya bisa impor elektronik bekas. Izin dan prosesnya bukan main,” tulis akun X dengan nama @luc*****.

Menanggapi unggahan terkait Baim Wong jual iPad Rp 1 juta tersebut, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo bilang, dirinya telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Pihak Bea Cukai disebut akan melakukan penelusuran ke lapangan terkait hal tersebut.

“Terima kasih informasinya. Kami berkoordinasi dengan rekan2 DJBC untuk memastikan fakta lapangan,” tulis Yustinus melalui akun resmi X-nya.

Sementara itu, Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC Kementerian Keuangan Nirwala Dwi Heryanto menyebtukan, pihaknya telah menerima informasi terkait rencana Baim Wong menjual iPad dengan harga murah.

Oleh karenanya, DJBC tengah melakukan penyelidikan terkait asal barang tersebut. “Kita sedang telusuri,” ucap dia ketika dihubungi Kompas.com.

Apa Motif Baim Wong?

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article