Marak Tempat Parkir Di Bangkalan, LSM Lira Minta Komisi A Segera Panggil Dishub

Syahril Abdillah
3 Min Read
Pendemo membentangkan atribut saat unjuk rasa berlangsung (Foto/Lah)

Bangkalan,Jurnalfaktual.id- LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) kembali menggelar aksi unjuk rasa, kali ini ke Gedung DPRD Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Rabu (02/10).

Sorotan Lira tidak jauh beda dengan aksi yang digelar sebelumnya ke Dinas Perhubungan (Dishub) Pada Senin, 30 September 2019 kemarin.

Jika dalam aksinya dua hari lalu meminta kejelasan tarif parkir yang dinilai tidak sesuai Perda No. 9 Tahun 2010, dan juga mempersoalkan maraknya tempat parkir, kali ini LSM tersebut meminta Komisi A memanggil pihak terkait.

Demonstran juga menyampaikan 6 (enam) poin persoalan kepada Komisi A agar ditindaklanjuti, bahkan untuk dilakukan monitoring atau inspeksi mendadak (sidak) oleh legislatif.

Korlap Aksi, Mahmudi Ibnu Khotib mengatakan, berdasarkan data yang ketahui dari Dishub, tempat parkir di Bangkalan sebanyak 130 titik. Namun retribusi (pajak) yang masuk ke Bapenda hanya 62.

“Masak Bangkalan ini mau dijuluki kota seribu parkir, makan pentol saja kenak parkir, kemana Dishub ini,” kata dia, di ruang Komisi A.

Mahmudi mengaku banyak menerima laporan bahwa tarif parkir tidak sesuai perda No 9 Tahun 2010. Selain itu, Ia mengaku geram dengan maraknya tempat parkir di bahu jalan.

“Dalam perda itu, sepeda motor Rp 1000, malah dua ribu, kalau dikasih 1000 malah mingas mingus dan cuek, kalau menyalahi perda kan jelas ada pungutan liar (pungli),” tudingnya.

Dalam perda No 8 tahun 2015 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan kendaraan umum juru parkir ditepi jalan, Mahmudi mengatakan bahwa pengangkatannya harus melalui dishub dan statusnya sebagai Tenaga Harian Lepas (THL).

“Lah ini dilapangan seragamnya berwarna, masak dibiarkan tidak ada penertiban dan sosialisasi,” ujarnya.

Untuk itu, Mahmudi meminta pihak legislatif untuk menjalankan fungsi kontrolnya, dan melakukan pemanggilan kepada Dishub terkait parkir. “Sekali kali pak dewan ini harus turun ke bawah, kontrol situasinya,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Bangkalan, Ha’i mengaku akan segera menindaklanjuti tuntutan pendemo. Politisi Partai Golkar itu juga mengatakan geram dengan maraknya tempat parkir.

“Secepatnya kita akan panggil pihak terkait, agar permasalahn ini menemukan titik terang dan cepat terselesaikan,” tandasnya.

Penulis: Lah
Editor. : Syah

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article