KPU Dikritik Ceroboh, Begini Respons Tegas Cak Imin

ZAJ
By ZAJ
4 Min Read
KPU Dikritik Ceroboh, Begini Respons Tegas Cak Imin (Ilustrasi)
KPU Dikritik Ceroboh, Begini Respons Tegas Cak Imin (Ilustrasi)

jfid – Jakarta, 10 Juli 2024 – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, memberikan respons terhadap kritik tajam yang dilontarkan oleh Mahfud Md terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kritik ini berkaitan dengan berbagai masalah teknis dan operasional yang terjadi selama penyelenggaraan Pemilu 2024.

Kritik Mahfud Md terhadap KPU

Mahfud Md, yang merupakan calon wakil presiden pada Pemilu 2024, secara terbuka mengkritik KPU atas beberapa insiden yang dinilai sebagai bentuk kecerobohan.

Dalam sebuah acara di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada 28 Desember 2023, Mahfud menyebut KPU “berkali-kali ceroboh dan tidak pernah memperbaiki” kesalahan mereka.

Salah satu contoh yang diangkat Mahfud adalah insiden surat suara yang telah tercoblos sebelum waktu pemilihan di Taiwan.

Mahfud juga menyoroti masalah dalam sistem rekapitulasi suara elektronik atau Sirekap, yang mengalami kesalahan input data.

Ia menegaskan bahwa kesalahan semacam itu dapat menimbulkan kecurigaan publik terhadap netralitas dan integritas KPU.

Respons Cak Imin

Menanggapi kritik tersebut, Cak Imin menyatakan bahwa kritik Mahfud Md harus dilihat sebagai masukan konstruktif untuk perbaikan KPU.

Dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada media di Jakarta, Cak Imin mengatakan, “Kritik yang disampaikan oleh Mahfud Md perlu kita sikapi dengan bijak.

Ini adalah bentuk perhatian untuk memastikan KPU bekerja lebih baik ke depan” (Antara, 8 Juli 2024).

Cak Imin menambahkan bahwa PKB sebagai partai politik peserta Pemilu juga memiliki kepentingan untuk memastikan proses pemilu berjalan dengan jujur dan adil.

“Kita semua menginginkan pemilu yang transparan dan bisa dipercaya oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Upaya Perbaikan KPU

Menanggapi berbagai kritik yang muncul, KPU telah mengumumkan beberapa langkah perbaikan.

Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu melalui evaluasi menyeluruh dan pembenahan di berbagai aspek teknis.

“Kami akan melakukan audit internal terhadap sistem Sirekap dan memperketat prosedur pengawasan surat suara di luar negeri,” kata Hasyim dalam konferensi pers di Jakarta, 9 Juli 2024 (Kompas, 9 Juli 2024).

KPU juga berencana untuk meningkatkan pelatihan dan sosialisasi bagi petugas pemilu guna meminimalisir kesalahan teknis di lapangan.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap KPU dan proses pemilu secara keseluruhan.

Pendapat Pakar

Pakar politik dari Universitas Indonesia, Dr. Siti Zuhro, berpendapat bahwa kritik Mahfud Md terhadap KPU seharusnya menjadi momentum bagi semua pihak untuk melakukan introspeksi.

“Kita butuh penyelenggara pemilu yang tidak hanya netral tapi juga kompeten. Kritik dari tokoh seperti Mahfud Md harus dijadikan bahan evaluasi yang serius,” ujarnya dalam wawancara dengan Tempo, 7 Juli 2024.

Kesimpulan

Respons Cak Imin terhadap kritik Mahfud Md menunjukkan sikap yang terbuka terhadap masukan demi perbaikan proses pemilu.

Sementara itu, KPU berkomitmen untuk melakukan pembenahan guna memastikan integritas dan transparansi pemilu.

Semua pihak diharapkan bisa bekerja sama untuk menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan dapat dipercaya oleh seluruh masyarakat.

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article