Kakek Bejat Cabuli Bocah 12 Tahun Berulang Kali

Syahril Abdillah
2 Min Read

Medan (Patumbak), Jurnalfaktual.id – Bocah berusia 12 tahun ini, sebut saja Melati menjadi korban cabul kakek berusia 58 tahun. Ironisnya, aksi bejat kakek ini telah dilakukan berulang-ulang dengan modus memberikan uang Rp 10 Ribu.

Lebih gilanya lagi, pelakunya merupakan tetangga korban. Pencabulan tersebut terjadi di jalan Perjuangan 4 Dusun 4 Desa Sigara-gara Kecamatan Patumbak. Macam disambar petir di Siang bolong RS ibu korban saat mendapat kabar tersebut.

Aksi bejat kakek 58 tahun ini pertama sekali diketahui oleh warga k yang merasa curiga dengan tindak tanduk pelaku. Warga yang resah akhirnya berhasil memergoki pelaku saat “mengeksekusi” korban dan mengaraknya ke Polsek Patumbak.

“Pelaku yang mecabuli anak saya itu seorang kakek berusia 58 tahun, kejadiannya di dalam rumahnya yang juga tinggal di Jalan Perjuangan 4 Dusun 4 Desa Sigara-gara Kecamatan Patumbak Deli Serdang,” ujar Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Gindo Manurung, SH, Jumat malam (11/10/19).

Terbongkarnya kasus pencabulan ini berawal dari seorang warga yang datang ke rumahnya memberitahukan jika anaknya menjadi korban pencabulan.

“Pelaku yang mencabuli anak saya tadi sudah di tangkap polisi, dan sekarang sedang dalam pemeriksaan intensif,” tegas Gindo.

Sementara Melati ini mengaku sudah berulang kali di cabuli oleh pelaku di rumah dan setiap pelaku mau mencabuli, kakek itu memanggil ke rumahnya dan mengiming-imingi duit Rp 10 ribu.

“Sudah sering dan berulang kali aku digituin nya, setiap mau digituin aku di kasih duit Rp 10 ribu, Rp 11, Rp 8 ribu duitnya pecahan 2 ribuan,” ungkapnya.
Ketika awak media Jurnalfaktual.id tentang keluarga pelaku dan keluarga korban apakah ada upaya perdamaian secara kekeluargaan, dengan tegas Kanit Reskrim mengatakan sampai saat tidak ada.

Iptu Gindo Manurung menambahkan, saat ini pihaknya telah menahan pelaku dan nanti kita Rilis, sekarang masih mendalami kasus pencabulan ini. (JL)

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article