Israel, Turki, Iran: Siapa yang Paling Gahar di Timur Tengah?

Noer Huda
4 Min Read

jfid – Konflik di Timur Tengah antara Israel dan Palestina memicu ketegangan di kawasan tersebut. Banyak negara-negara tetangga yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam mendukung salah satu pihak.

Tiga negara yang sering disebut-sebut sebagai kekuatan militer di Timur Tengah adalah Israel, Turki, dan Iran. Siapa di antara mereka yang paling kuat?

Israel

Israel adalah negara yang dikenal memiliki militer yang canggih dan modern. Israel memiliki anggaran pertahanan sebesar $20,5 miliar pada tahun 2020, menurut data dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI).

Israel juga memiliki sekitar 173.900 personel militer aktif dan 445.000 personel cadangan, menurut Global Firepower.

Salah satu keunggulan militer Israel adalah sistem pertahanan udara Iron Dome, yang mampu menangkal serangan roket dari Hamas.

Iron Dome dapat mendeteksi, melacak, dan menghancurkan roket yang mengancam wilayah Israel dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Selain itu, Israel juga memiliki senjata nuklir yang diperkirakan berjumlah 80 buah, yang dapat diluncurkan melalui pesawat atau rudal.

Turki

Turki adalah negara anggota NATO yang memiliki militer terbesar di Timur Tengah. Turki memiliki anggaran pertahanan sebesar $20,4 miliar pada tahun 2020, menurut SIPRI.

Turki juga memiliki sekitar 510.600 personel militer aktif dan 380.000 personel cadangan, menurut Global Firepower.

Turki memiliki kekuatan militer yang beragam, mulai dari angkatan darat, laut, udara, hingga angkasa. Turki memiliki lebih dari 3.000 tank, 1.000 pesawat tempur, dan 200 kapal perang. Turki juga memiliki program rudal balistik dan satelit yang berkembang.

Turki juga memiliki hubungan yang baik dengan negara-negara Barat dan Timur, sehingga dapat memperoleh peralatan militer dari berbagai sumber.

Iran

Iran adalah negara yang dikenal sebagai negara revolusioner yang menentang dominasi Barat dan Israel di Timur Tengah.

Iran memiliki anggaran pertahanan sebesar $12,6 miliar pada tahun 2020, menurut SIPRI. Iran juga memiliki sekitar 575.000 personel militer aktif dan 650.000 personel cadangan, menurut Global Firepower.

Iran memiliki kekuatan militer yang mengandalkan jumlah dan ideologi. Iran memiliki lebih dari 3.000 tank, 500 pesawat tempur, dan 400 kapal perang.

Iran juga memiliki program nuklir dan rudal yang kontroversial, yang diduga dapat menghasilkan senjata nuklir dan rudal jarak jauh.

Iran juga memiliki pengaruh yang kuat di beberapa negara Timur Tengah, seperti Irak, Suriah, Lebanon, dan Yaman, melalui kelompok-kelompok militan yang didukungnya.

Kesimpulan

Tidak mudah untuk menentukan siapa yang paling kuat di antara Israel, Turki, dan Iran, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri.

Namun, berdasarkan beberapa indikator, seperti anggaran pertahanan, jumlah personel, kualitas peralatan, dan kemampuan nuklir, dapat dikatakan bahwa Israel memiliki keunggulan relatif dibandingkan dua negara lainnya.

Namun, hal ini tidak menjamin bahwa Israel dapat menang dalam konflik yang melibatkan Turki atau Iran, karena banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi hasilnya, seperti strategi, aliansi, diplomasi, dan kondisi geopolitik.

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article