Dampak COVID-19, Biro Perjalanan Wisata dan Ojol di Kediri Menjerit

Herry Santoso
2 Min Read

jfID – Sejak mewabahnya virus corona atau COVID-19 di Indonesia, membuat jasa biro wisata di Kediri menjerit. Pasalnya, seluruh orderan paket wisata keseluruhannya dibatalkan oleh pengguna jasa akibat ditutupnya sejumlah tempat wisata di tanah air.

Kebijakan lockdown yang diambil pemerintah berimbas negative terhadap biro perjalanan wisata. Seluruh jadwal wisata baik itu domestik maupun Internasional, terpaksa dicancel oleh konsumennya.

Tido Mahatama, salah seorang pemilik Jasa Biro Wisata mengaku, hingga saat ini sudah lebih dari 20 kali order paket wisata yang di batalkan oleh konsumennya, dengan tujuan beberapa kota di Indonesia.

“Pembatalan jadwal ini sejak pertengahan bulan maret ini hingga awal bulan april mendatang, akibatnya seluruh pelaku wisata tak dapat menghasilkan income perekonomiannya,” kata Tido, Selasa (17/3/2020).

Ditambahkannya, jika jadwal yang di cancel tersebut nantinya tidak batal dan hanya ditunda keberangkatan agar, pelaku usaha dapat menikmati hasilnya.

Ojol ikut Sekarat

Kondisi kolap tersebut juga dirasakan oleh ojol (ojek online) khususnya yang beropetasi di Kota Kediri.

“Mampus Mas. Gar-gara Covid 19, usaha kami jadi ambruk. Biasanya sehari bisa meraup Rp 350 – 500 ribu, hampir seharian ini tadi cuman bawa 1 penumpang ke stasiun kota, dengan upah cuman Rp 12.000,- !” tutur Toni (39) pada Jf.id.

Lebih-lebih ojol mobil tambah mengenaskan lagi. “Waduh, Bang, zonk, belum narik sejak pagi. Ya, kita, harus bagaimana lagi, ” ujar Dion (42) sambil merentangkan tangannya kebar-lebar dan wajah memelas, lesu. ( Herry Santoso / Jf.id )

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article