Bacabup Sumenep Penebar Teror

Rasyiqi By Rasyiqi - Writer, Digital Marketer
3 Min Read
Kurniadi, SH, Pembina LBH Madura dan Bacalon Bupati Sumenep (foto: dok Redaksi)
Kurniadi, SH, Pembina LBH Madura dan Bacalon Bupati Sumenep (foto: dok Redaksi)

Sumenep, jurnalfaktual.id | Berkali-kali didatangi mimpi, Kurniadi, SH diperintah Bindara Saod (Raja Sumenep) untuk nyalon Bupati Sumenep. Dirinya memastikan, jika 2020 ikut andil dalam kontestasi Pilkada Sumenep.

Kurniadi, SH, adalah pembina LBH Madura, seorang Intelektual kelahiran Rong Erong, Kecamatan Bluto. Seorang Pengacara sukses dan pembisnis dibidang usaha peternakan.

Kepastian Kurniadi sebagai bakal calon Bupati Sumenep, semenjak satu tahun yang lalu. Tepatnya ditahun 2017, Kurniadi seringkali terbangun dalam mimpinya, karena suara keras setiap kali datang dalam mimpinya.

“Sudah tujuh kali saya didatangi seseorang yang mengaku Bindara Saod. Dalam gema suaranya, seseorang itu memerintah saya untuk memimpin Sumenep. Mimpi itu baru tersirat akhir-akhir ini, jika Bindara Saod, meminta saya untuk Nyalon Bupati,” terang Kurniadi.

Selain kenyataan dalam mimpi, Kurniadi didesak oleh rekan-rekan kerjanya serta desakan para masyarakat, untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Sumenep.

Tidak hanya itu, motif yang melatarbelakangi Kurniadi untuk maju di Pilkada Sumenep 2020. Karena sudah gerah melihat bacalon Bupati Sumenep yang bermunculan di media-media.

“Saya gerah, melihat bakal calon Bupati yang disuguhkan di media-media. Bakal Calon yang bermunculan, semua mengandung ancaman merusak Sumenep di masa yang akan datang,” tegasnya.

Jurnalfaktual.id, melakukan wawancara eksklusif dengan Kurniadi, SH (Bacalon Bupati Sumenep) tentang penilaiannya pada bakal calon Bupati Sumenep yang bermunculan. Berikut wawancara reporter jurnalfaktual.id dengan Kurniadi:

Reporter: Bagaimana penilaian bapak? Soal bakal calon Bupati Sumenep yang bermunculan, seperti Achmad Fauzi, misalkan?

Kurniadi, SH: “Apalagi Fauzi, Lima tahun diberi waktu, diberi kesempatan. Dia paling banyak memiliki saham terburuk bagi Sumenep,”

Reporter: Bagaimana penilaian bapak Soal Bacalon Fattah Jasin? Dan soal mendapatkan Anugrah Tokoh Pejabat Terpopuler?

Kurniadi, SH: “Iya sama lah, apa yang dia kerjakan selama ini? Apa prestasinya?Taunya hanya makan uang keringat rakyat. Tokoh? Haalaaah itu dibuat-buat, saya juga bisa, besok terpilih jadi Tokoh Madura, apa parameternya?”

Reporter: Bagaimana soal Malik Efendi, Bacalon Bupati Sumenep?

Kurniadi, SH: “Iya sama lah, makanya saya Gerah. Malik Efendi, Achmad Fauzi, Fattah Jasin. Apa itu, Gak tau diri, Nyalon Bupati,”

Laporan: DPP

Share This Article