Apakah Makarizo Pro Israel atau Palestina? Apakah Produk Ini Masuk Daftar Boikot? Begini Menurut bdnaash

yosuki By yosuki
5 Min Read
Apakah Makarizo Pro Israel atau Palestina? Apakah Produk Ini Masuk Daftar Boikot? Begini Menurut bdnaash
Apakah Makarizo Pro Israel atau Palestina? Apakah Produk Ini Masuk Daftar Boikot? Begini Menurut bdnaash

jfid – Perselisihan antara Israel dan Palestina telah memicu banyak seruan boikot terhadap produk-produk yang dianggap mendukung salah satu pihak.

Sejak dahulu, konflik ini tidak hanya menarik perhatian dunia politik dan sosial, tetapi juga konsumen global yang lebih sadar akan asal-usul produk yang mereka gunakan.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah mengenai sikap brand-brand besar terhadap konflik ini.

Di antara pertanyaan tersebut, muncul juga pertanyaan, apakah Makarizo pro Israel atau Palestina? Apakah produk ini masuk dalam daftar boikot?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu melihat lebih dalam tentang sejarah dan asal usul Makarizo serta mencari referensi yang relevan mengenai posisinya dalam konflik ini.

Sejarah dan Asal Usul Makarizo

Pada tahun 1980-an, seorang ahli kimia asal Taiwan yang dikenal dengan nama ‘DHT’ mengembangkan sebuah produk kecantikan di rumahnya.

Produk yang dikembangkan adalah pelurus rambut yang kemudian menjadi sensasi di pasaran.

Produk tersebut diberi nama Makarizo Rebonding System.

Dengan demikian, lahirlah brand Makarizo.

Kata ‘makarizo’ sendiri berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti “menerima berkat”.

Seiring dengan berkembangnya pasar, DHT pun melebarkan bisnisnya ke Indonesia dan mendirikan pabrik serta kantor penjualan Makarizo di ibukota negara tersebut.

Pabrik Makarizo bertempat di Pulo Gadung, sementara kantor penjualan dan pemasaran bertempat di area Cempaka Putih, tidak jauh dari pabrik.

Ekspansi dan Inovasi Produk

Tak lama kemudian, produk-produk lain mulai dikembangkan, antara lain Smart Waves dan EXO untuk pengeritingan.

Selanjutnya, produk-produk treatment dan hair care pun turut dikembangkan di bawah brand Makarizo Advisor.

Karena produk Makarizo yang didistribusikan di salon-salon seluruh Indonesia semakin banyak, maka diambillah langkah besar selanjutnya yaitu membuat produk Makarizo tersedia di luar salon seperti toko kosmetik, supermarket, dan apotek.

Untuk membantu distribusi produk Makarizo di luar salon, divisi konsumen pun dibentuk pada tahun 2005.

Kesuksesan brand dan produk di pasar domestik mendorong Makarizo untuk memasuki pasar global.

Makarizo pun mulai didistribusikan di Malaysia, Singapura, Timor Timur, Mongolia, Australia, Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Jerman.

Baru-baru ini, Makarizo sukses membuka jalur distribusi ke Korea Selatan.

Saat ini bisnis Makarizo telah diakui secara internasional dan terdaftar dengan nama Marlene Kosmetik, GmBH di Berlin, Jerman.

Akuisisi dan Pertumbuhan

Pada bulan Oktober 2010, PT Akasha Wira International Tbk membeli brand Makarizo dari PT Damai Sejahtera Mulia – perusahaan lokal yang dimiliki oleh DHT yang juga memegang hak atas brand Makarizo sejak awal.

Dengan perusahaan baru ini, brand Makarizo mendapatkan kembali kekuatannya dan pada tahun 2013 membuka kantor penjualan dan pemasaran internasional resmi di Selangor, Malaysia.

Kini, Makarizo telah menjadi pemain nomor satu dalam dunia produk kecantikan Indonesia dengan visi menjadi salah satu pemain kunci di kancah internasional.

Sikap Makarizo terhadap Konflik Israel-Palestina

Untuk mengetahui apakah Makarizo pro Israel atau Palestina, kita perlu melihat data dan referensi yang ada.

Salah satu sumber terpercaya yang bisa dijadikan rujukan adalah laman cek produk pro Israel di situs bdnaash.com.

Situs ini memungkinkan pengguna untuk memasukkan kata kunci tertentu untuk mengetahui apakah sebuah brand masuk dalam daftar produk yang mendukung Israel atau tidak.

Share This Article