11 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Bangkalan Definitif Dilantik

Rasyiqi
By Rasyiqi
3 Min Read

jfID – Sebanyak 11 Pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan, resmi dilantik. Diantaranya dari 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 3 Pelaksana tugas (Plt) Pejabat struktural di lingkungan Pemerintah kabupaten Bangkalan, Rabu (20/5/2020).

Sembilan OPD tersebut diantaranya, Ahmad Roniun Hamet, sebagai sekretaris DPRD Bangkalan, Anang Yulianto Haripurnomo sebagai kepala Dinas Lingkungan Hidup, Wibagiyo Suharta sebagai kepala Dinas Sosial, Muawi Arifin sebagai kepala Dinas Perhubungan, Ir. Iskandar Ahadi Diat sebagai kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

Selain itu, Eko Setiawan sebagai Kepala Badan Perencanaan Bangunan Daerah, Abdul Aziz sebagai Pj Pengelolaan Badan Keuangan dan Aset Daerah, Drs. Andang Pradana, sebagai kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan Daerah dan Nunuk Kristiani sebagai Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan.

Sedangkan pelaksana tugas dilingkungan pemerintah kabupaten Bangkalan, Drs. Mohammad Fahri sebagai Plt Kepala Bagian Umum Setda Bangkalan, Achmad Faji sebagai Plt Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda kab. Bangkalan, Siswa Iriyanto sebagai Plt Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kab. Bangkalan.

Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron mengucapkan, selaku pribadi dan atas nama pimpinan daerah kabupaten Bangkalan mengucapkan selamat kepada pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan pemerinah kabupaten Bangkalan yang baru saja dilantik.

“Kiranya amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dipundak saudara sekalian benar-benar dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” ujarnya di Pendopo Agung Bangkalan.

Tidak hanya itu, Ra Latif sapaan lekatnya mengungkapkan, bahwa pelakasanaan mutasi dan promosi yang dilaksanakan hari ini, dalam rangka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, yang merupakan hasil proses seleksi secara terbuka yang telah dilaksanakan oleh panitia seleksi beberapa waktu lalu dan telah mendapat persetujuan atau rekomendasi dari komisi ASN.

“Pelaksanaan mutasi dan promosi ini adalah suatu perjalanan lembaga yang normal meskipun kita sama-sama mengantisipasi dengan adanya wabah Covid-19 dan juga di akhir bulan romadon,” ungkapnya.

Pria yang gemar memakai kaca mata ini mengaku, menurutnya, hal ini harus dilaksanakan untuk mengisi kekosongan struktur di lingkungan pemerintah Kabupaten Bangkalan.

“Dan juga ini telah melalui mekanisme yang sudah ditentukan, yaitu melalui pembahasan oleh tim dengan proses seleksi terbuka,” imbuhnya.

Masih kata Bupati, bahwa dalam jabatan ini tidak ada posisi yang lebih tinggi atau tidak penting, semua posisi yang ada dalam pemerintah sama pentingnya karna baginya, antara satu dengan yang lainnya merupakan satu kesatuan dalam mensukseskan visi dan misi dari bupati.

“Sehingga jika ada satu yang tidak jalan maka pemerintahan tidak akan berjalan secara optimal,” tutupnya.

Laporan: Imam Faiq

Share This Article