Untuk Pria 55+ : Masihkah Anda “Macho”?

Herry Santoso
4 Min Read

jfID – Banyak kakek-kakek yang menikahi perempuan belia, bahkan lebih dari satu. Padahal usia kakek tersebut sudah memasuki “kepala tujuh”! Orang pasti bertanya-tanya, masihkah dia “macho” di atas ranjang?

Sebenarnya kemampuan seseorang (pria) di atas ranjang pada masa tua relatif. Bisa sampai usia 70++. Hal itu bisa dilatih (dibuat) sejak dini. Ketika usia pria selepas 40-an, bisa menerapkan gaya hidup sehat sebagaimana berikut ini :

  1. Adakah penyakit yang diidapnya? Yang paling banyak diidap laki-laki manula biasanya gangguan kardiovaskuker (gangguan fungsi saluran darah) yang bisa menyebabkan tak jarang tensi naik turun, dada berdebar, kesemutan, pegal-pegal, sampai gejala gangguan jantung. Sebab pembuluh darah manusia sangatlah rumit dan kompleks. Panjang seluruhnya sama dengan dua kali mengelilingi planet bumi. Dari pembuluh besar untuk mengangkut darah ke organ-organ besar laiknya jantung, hati, paru, ginjal dan lain-lain sampai pembuluh rambut yang menghubungkan sel-sel guna mendistribusikan sari makanan. Kita bisa membayangkan, sekerat daging kita berisi milyaran bahkan triliunan cel, kesamaanya dihubungkan oleh pembuluh darah. Apabila satu pembuluh saja putus/buntu, maka sel akan mati. Antisipasi, agar tidak banyak pembuluh yang putus atau tersumbat
  2. Penyakit degeneratif (penuaan alamiah) bisa menimbulkan disfungsi organ. Penyakit akibat degeneratif misalnya, diabetis mellitus, porstad, osteroporosis (pengeroposan tulang), dan sebagainya.
  3. Stres. Agar kita awet muda, hindarilah stres. Sebab stres bisa berakibat lubrikasi hormon tertentu, atau sebaliknya.
  4. Avitaminosis : kebutuhan vitamin manula lebih banyak daripada usia muda. Akan tetapi daya serap (absorbsi) mokusa usus halus seiring penuaan seseorang cenderung berkurang pula. Untuk beberapa vitamin (bentuk jadi) tidak bisa disimpan kecuali dalam tubuh kecuali provitamin laiknya betakaroten/provitamin A, provitamin D, yang ada dalam tubuh. Mereka bisa dirubah menjadi vitamin misalnya oleh sinar matahari. Oleh karenanya, kita perlu minum vitamin saban hari dalam porsi cukup.
  5. Menu seimbang. Makan memang bukan asal kenyang sekaligus menyehatkan. Untuk itu kita butuh nutrisi seimbang dalam menu makanan agar tubuh tetap fit.
  6. Cegah kolesterol berlebihan. Dampak dari disfungsi organ sangat berpengaruh pada alat cerna kimiawi, misalnya kemampuan tubuh melarutkan kolesterol, merubah glokosa, dan lain-lain. Untuk itu (kadang) gula dan kolesterol ikut dalam darah karena tidak dicerna secara sempurna. Semisal, semakin betambahnya usia menurun pula produktivitas pankreas terhadap insuline. Ini kita harus hati-hati dalam konsumsi gula perkebutuhan normal. Untuk manula hanya membutuhkan 2-3 sendok gula / hari. Gula juga merupakan energi otak. Untuk itu kita dilarang untuk tidak mengonsumsi gula sama sekali.
  7. Janganlah malu untuk mengatakan “tidak” terhadap tawaran orang untuk mencoba makanan demi menjaga diet Anda.
  8. Aktifitas tubuh selalu rutin. Senam tiap hari selama 30 menit upaya membantu menyehatkan tubuh kita.
  9. No nikotin. Merokok sangat tidak bermanfaat. Salah satu dampak buruk dari merokok adalah menurunnya vitalitas seseorang. Bukti berbagai penelitian pun menunjukkan, merokok bisa menyebabkan “disfungsi ereksi” dan buruknya kwalitas sperma.
  10. No alkohol. Alkohol bisa melemahkan otot genital pria, sehingga menjadi lemah syahwat dan impitensi primer.

Nah, jika semua rambu-rambu di atas Anda langgar, mengapa Anda selalu bilang, “Aku masih joss !!”. (Herry Santoso) ***

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article