Mitos atau Fakta: Kekayaan Bisa Terbaca dari Wajah?

Noer Huda
3 Min Read

jfid – Apakah Anda pernah mendengar bahwa kekayaan seseorang dapat tercermin dari wajahnya? Ya, mungkin bagi sebagian orang, konsep ini terdengar seperti mitos atau klise yang tidak layak dipercayai.

Namun, ada sebuah studi menarik yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology pada tahun 2018 yang telah mengungkapkan bahwa gagasan ini mungkin memiliki dasar yang lebih kuat daripada yang kita bayangkan.

Studi yang dilakukan oleh R-Thora Bjorsdottir dan tim penelitinya mengeksplorasi apakah tanda-tanda kekayaan seseorang bisa terbaca melalui ekspresi wajahnya.

Dalam penelitian yang menarik ini, para peneliti memilih 80 foto pria dan 80 foto perempuan, semuanya dalam format hitam putih, tanpa ekspresi wajah yang jelas, dan tanpa aksesoris yang mencolok. Separuh dari individu dalam foto-foto tersebut merupakan anggota kelas sosial atas, sementara separuh lainnya adalah pekerja kelas bawah.

Kemudian, foto-foto ini ditunjukkan kepada sekelompok orang yang diminta untuk menebak kelas sosial masing-masing individu. Hasilnya sangat menarik: sebanyak 68 persen dari mereka mampu menebak dengan benar.

Penelitian ini kemudian diulangi dengan pemfokusan pada fitur wajah seperti mata dan mulut, dan hasilnya tetap mengesankan.

Para peneliti menjelaskan temuan ini dengan mengatakan bahwa wajah manusia bisa menjadi cermin emosi dan pengalaman hidup mereka.

Kontraksi otot-otot tertentu dapat menciptakan perubahan kecil dalam struktur wajah yang bisa terlihat oleh orang lain.

Ini mengingatkan kita pada kenyataan bahwa ekspresi wajah sering kali mengungkapkan lebih banyak daripada yang kita kira.

Meskipun temuan ini menarik, kita harus berhati-hati dalam menarik kesimpulan. Kemampuan orang untuk menebak status sosial dari wajah seseorang tidak boleh menjadi dasar untuk menilai atau memperlakukan seseorang secara berbeda.

Fenomena ini memicu pertanyaan yang lebih dalam tentang bias dan penilaian dalam masyarakat kita.

Orang yang memiliki ‘wajah kaya’ cenderung mendapatkan perlakuan yang lebih baik, tetapi inilah tempat kita harus berhenti dan merenung.

Kita perlu ingat bahwa kekayaan sejati bukanlah sesuatu yang bisa dilihat secara fisik. Ia berasal dari nilai-nilai, kebaikan, dan kualitas pribadi yang tersembunyi dalam diri seseorang. Kekayaan sejati adalah tentang apa yang ada dalam diri kita, bukan sekadar penampilan luarnya.

Lebih penting lagi, mari kita berusaha untuk lebih menghargai orang lain bukan hanya berdasarkan penampilan fisik mereka, tetapi berdasarkan siapa mereka sebenarnya. Kekayaan sejati seseorang terletak dalam kualitas moral, kebijaksanaan, dan bagaimana mereka berkontribusi pada dunia ini. Inilah yang sebenarnya menentukan kekayaan yang patut dihargai.

*Ikuti jfid di Google News, Klik Disini.
*Segala sanggahan, kritik, saran dan koreksi atau punya opini sendiri?, kirim ke email faktual2015@gmail.com

Share This Article