Bapenda Sumenep Gerebek Pajak 2025: Edukasi Fiskal Bergaya Anak Muda

Ningsih Arini
3 Min Read
Bapenda Sumenep Gerebek Pajak 2025: Edukasi Fiskal Bergaya Anak Muda (Ilustrasi)
Bapenda Sumenep Gerebek Pajak 2025: Edukasi Fiskal Bergaya Anak Muda (Ilustrasi)
- Advertisement -

SUMENEP Jf.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD), kembali meluncurkan gebrakan kreatif lewat program bertajuk “Gerebek Pajak 2025”.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu tempat nongkrong favorit anak muda, Mie Gacoan Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, ini menghadirkan konsep baru yang menggabungkan edukasi pajak dengan sentuhan sosial yang lebih santai dan kekinian.

Tujuannya sederhana namun bermakna — membangun kesadaran masyarakat dan pelaku usaha bahwa pajak daerah bukan hanya kewajiban, tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap pembangunan di Sumenep.

“Kami ingin mendekatkan diri kepada masyarakat dengan cara yang lebih cair dan menyenangkan. Gerebek Pajak hadir dengan semangat gembira, namun tetap berfokus pada peningkatan kesadaran membayar pajak,” ujar Kepala Bidang PPD Bapenda Sumenep, Akhmad Sugiharto, Jumat (7/11/2025).

Sugiharto menambahkan, pendekatan ini diharapkan bisa menghapus kesan formal dan kaku terhadap pajak. Melalui interaksi langsung, masyarakat dapat berdialog dengan petugas pajak untuk memahami berbagai hal — mulai dari mekanisme pembayaran, manfaat pajak, hingga kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa program Gerebek Pajak 2025 tidak akan berhenti di kawasan perkotaan saja. Sosialisasi akan terus dilakukan di berbagai titik strategis seperti pusat kuliner, sentra UMKM, dan kafe kekinian agar jangkauannya semakin luas.

“Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin kuat pula kesadaran kolektif dalam membayar pajak. Kepatuhan pajak menjadi pondasi utama dalam memperkuat fiskal daerah,” jelasnya.

Dengan sistem jemput bola seperti ini, masyarakat diharapkan lebih mudah memenuhi kewajiban pajaknya. Edukasi yang dilakukan secara langsung juga menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan budaya taat pajak di berbagai lapisan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, mengapresiasi antusiasme warga dan para pelaku usaha yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kami tidak datang hanya untuk menagih pajak. Gerebek Pajak adalah wadah untuk bertemu, berdialog, dan membangun kesadaran bersama bahwa pajak merupakan bagian dari kepentingan kita semua,” tegas Faruk.

- Advertisement -
Share This Article