jfid – Tahun 2026 menjadi saksi bisu_transformasi besar di dapur-dapur Nusantara. Yang dulu hanya usaha rumahan kini naik panggung di layar ponsel berkat platform digital.
Konsumen Indonesia mulai memilih makanan bukan cuma karena harga. Cerita di balik produk, kandungan gizi, dan pengalaman yang ditawarkan kini menjadi faktor penentu. Setiap pembelian kini menjadi bentuk dukungan terhadap nilai-nilai yang dipercayai.
NYAM Awards 2026 baru saja selesai digelar. Acara ini digelar Tokopedia dan TikTok Shop lewat gerakan #BeliLokal. Delapan kategori penghargaan mengungkap arah mana kuliner kita sedang melaju.
Dari hampers mewah hingga cimol naik kelas, setiap pemenang menceritakan apa yang sebenarnya dicari orang Indonesia saat ini. Acara ini juga menandai momentum baru di mana produk lokal benar-benar bisa bersaing secara nasional.
Stephanie Susilo, Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, menegaskan bahwa ekosistem digital bukan cuma tempat jualan. Ia juga menjadi tempat berkumpulnya inovasi kuliner lokal yang terus berkembang.
Menurutnya, Indonesia memiliki ekosistem kuliner yang sangat beragam dengan jutaan pelaku usaha yang terus berinovasi. Pertumbuhan yang tercatat pada kategori makanan dan minuman membuktikan bahwa konsumen sangat antusias mendukung produk lokal berkualitas.
Data di acara tersebut menampilkan pertumbuhan pesanan F&B sebesar hampir 95 persen pada semester pertama tahun ini. Jumlah pelaku usaha yang jualan produk makanan juga melonjak 184 persen.
Angka-angka itu bukan cuma statistik. Itu cerminan nyata dari perubahan gaya makan dan cara orang Indonesia menemukan produk favorit mereka. Setiap pesanan di platform adalah suara konsumen yang memilih produk lokal.
Kategori pertama yang paling menonjol adalah hampers. Bittersweet by Najla dinobatkan sebagai produk hampers favorit. Kemenangan ini menandakan pergeseran pola konsumsi dari makan sendiri menjadi pengalaman berbagi.
Makanan kini dianggap hadiah yang bisa dipercantik dengan kemasan menarik. Setiap kotak hampers menjadi kanvas kearifan lokal dalam bentuk modern. Ini membuka mata pelaku usaha bahwa presentasi sama pentingnya dengan rasa.
Kesehatan juga menjadi megatren yang tak terbantahkan. Beorganik memenangkan penghargaan di kategori makanan berfokus kesehatan. Produk organik bukan lagi pasar kecil. Ia menjadi pilihan utama keluarga modern.
Pelaku usaha yang bisa menyatukan sertifikasi organik dengan rasa familiar adalah mereka yang akan bertahan lama. Konsumen kini siap mengeluarkan kocek lebih untuk produk yang mereka yakini baik untuk tubuh dan lingkungan.
Kemudahan tetap menjadi kunci utama. Nyai Mercon menjadi pemenang kategori makanan praktis. Kemenangan itu membuktikan bahwa pelaku usaha yang menyatukan rasa kuat dengan kemudahan persiapan akan selalu mendapat tempat di dapur rumah tangga.
Di tengah kesibukan bekerja dan mengurus keluarga, orang Indonesia tidak mau kompromi soal rasa. Makanan praktis yang lezat adalah jawaban atas dilema sehari-hari.
Rasa pedas jelas bukan cuma selera. Ia juga menjadi identitas. Mercon Merah Putih memenangkan kategori produk pedas. Karakter rasa yang kuat menjadi magnet bagi pencinta kuliner dari Sabang sampai Merauke.
Banyak pelaku usaha yang membangun merek berdasarkan satu pedas signature, dan strategi itu berhasil menarik perhatian konsumen dari berbagai kalangan usia.
Kopi masih mempertahankan takhtanya. Sakha Coffee Roastery dinobatkan pemenang kategori kopi. Minuman berkafein ini memiliki daya tahan luar biasa meski banyak inovasi kuliner bermunculan. Dari biji Aceh hingga Toraja,
dan teknik penyeduhan yang berkembang, kopi Indonesia membuktikan bahwa kita bukan cuma negara produsen, tapi juga punya budaya minum kopi yang mendalam. Setiap cangkir adalah perjalanan dari tanah tinggi hingga mulut.
Makanan manis juga mendapat sorotan. Brownies Bella memenangi kategori dessert. Daya tarik produk manis sekarang tidak hanya pada rasa. Tampilan yang estetik dan ramai konten digital juga jadi bagian penting.
Di era media sosial, makanan yang enak tapi kurang menarik secara estetika akan kesulitan menarik perhatian. Brownies yang moist dan disajikan dengan gaya foto-worthy menjadi alasan konsumen untuk membeli kembali.
Produk segar dan beku menjadi kawasan baru penuh peluang. Japfa Food Daring memenangi kategori produk segar dan beku. Kemenangan itu menandakan kebutuhan rumah tangga akan makanan praktis namun berkualitas semakin tinggi.
Strategi konten yang menampilkan resep bekal sekolah dan jajanan kekinian yang menyasar Generasi Z menjadi kunci kesuksesan mereka. Mereka membuktikan bahwa produk masa depan bisa lahir dari kebutuhan masa kini.
Camilan tradisional bangkit kembali lewat Cimol Bojot Aa. Kemenangan ini menegaskan bahwa produk lokal dengan karakter unik bisa bersaing secara nasional. Cimol yang dulu hanya jajanan pinggir jalan kini bisa dikirim ke seluruh Indonesia lewat platform digital. Kisah sukses ini mengajarkan bahwa warisan kuliner tidak perlu ditinggalkan, cukup dipadukan dengan cara pemasaran yang tepat.
Pertumbuhan pesanan F&B yang didorong video pendek mencapai 86 persen pada kuartal pertama 2026. Pesanan melalui live shopping juga mencatat pertumbuhan serupa.
Konten estetika bukan cuma tambahan. Ia menjadi jantung strategi penjualan kuliner masa kini. Pelaku usaha yang bisa bercerita lewat gambar dan video adalah mereka yang akan menang di era digital.
NYAM Awards 2026 menegaskan bahwa kuliner Indonesia tidak lagi hanya berpusat pada rasa. Kesehatan, keberlanjutan, kemudahan, dan keberagaman kini jadi bagian tak terpisahkan.
Platform digital membuka jalur langsung bagi pelaku usaha ke meja makan rumah tangga. Konsumen Indonesia sedang menunggu produk berikutnya yang bisa bikin mereka tersenyum di setiap gigitan.

