Stan Bappeda Sumenep Tawarkan Paket Lengkap, dari Budaya hingga Informasi Pembangunan

Ningsih Arini
3 Min Read
Stan Bappeda Sumenep Tawarkan Paket Lengkap, dari Budaya hingga Informasi Pembangunan (Ilustrasi)
Stan Bappeda Sumenep Tawarkan Paket Lengkap, dari Budaya hingga Informasi Pembangunan (Ilustrasi)
- Advertisement -

SUMENEP jf.id — Di tengah semaraknya Madura Culture Festival (MCF) #4 2026, stan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep hadir dengan konsep yang tidak sekadar menampilkan informasi pembangunan.

Stan tersebut menjadi ruang yang mempertemukan budaya, pelayanan, capaian pembangunan, program lima tahun ke depan, inovasi, kreativitas, sekaligus interaksi dengan masyarakat.

Kehadiran stan Bappeda menunjukkan bahwa pameran pembangunan tidak harus dikemas secara kaku. Melalui penyajian yang lebih interaktif, informasi mengenai pembangunan daerah dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik, sekaligus mengajak masyarakat untuk datang, melihat, memahami, dan ikut terlibat.

Saat berada di stan Bappeda, berbagai informasi pembangunan tersaji untuk masyarakat. Mulai dari arah kebijakan pembangunan, program unggulan, capaian pembangunan, data indikator, proses perencanaan hingga sejumlah inovasi daerah.

Materi tersebut dikemas melalui infografis sehingga informasi dapat dilihat secara lebih ringkas dan mudah dipahami oleh pengunjung.

Salah satu materi yang ditampilkan adalah delapan program unggulan Kabupaten Sumenep periode 2025–2029. Program tersebut mencakup peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru sekolah, guru madrasah, serta guru ngaji melalui dukungan beasiswa.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar di puskesmas serta pelayanan kesehatan lanjutan di rumah sakit yang berstandar.

Di bidang ekonomi, arah pembangunan mencakup pengembangan kewirausahaan santri dan pemuda, pembangunan ekonomi kawasan, serta percepatan ekonomi berbasis penguatan desa.

Sementara pada sektor infrastruktur, pembangunan diarahkan dengan tetap memperhatikan lingkungan serta keseimbangan antara wilayah daratan dan kepulauan.

Tak hanya memaparkan program yang akan dijalankan, Bappeda juga menampilkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Sumenep.

Beberapa indikator pembangunan yang diperkenalkan kepada masyarakat antara lain tingkat pengangguran terbuka, persentase penduduk miskin, laju pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Indeks Gini.

Penyajian indikator tersebut memberikan gambaran mengenai arah kebijakan sekaligus prioritas pembangunan daerah yang menjadi bagian dari proses pembangunan Sumenep.

Selain program dan capaian pembangunan, sejumlah inovasi daerah turut menjadi materi yang ditampilkan di stan Bappeda. Di antaranya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK), aplikasi e-Stunting, E-SAKIP, hingga Peti Koin Bermantra.

Berbagai inovasi tersebut menggambarkan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan tata kelola, perencanaan, dan pelayanan melalui pendekatan yang lebih inovatif.

Dengan kemasan yang informatif dan interaktif, stan Bappeda dalam MCF #4 2026 tidak hanya menjadi ruang pamer pembangunan. Lebih dari itu, stan tersebut menjadi media komunikasi pembangunan yang mempertemukan pemerintah daerah dengan masyarakat.

Melalui ruang tersebut, masyarakat dapat melihat lebih dekat bagaimana pembangunan direncanakan, program apa saja yang menjadi prioritas, capaian yang telah diraih, serta inovasi yang dikembangkan untuk mendukung pembangunan daerah.

- Advertisement -
Share This Article