Optimasi dan Validasi Data Medis,RSUD Moh.Anwar Sumenep Perkuat Layanan Intensif Untuk Tekan Kesalahan Media

Ningsih Arini
3 Min Read
Optimasi dan Validasi Data Medis,RSUD Moh.Anwar Sumenep Perkuat Layanan Intensif Untuk Tekan Kesalahan Media (Ilustrasi)
Optimasi dan Validasi Data Medis,RSUD Moh.Anwar Sumenep Perkuat Layanan Intensif Untuk Tekan Kesalahan Media (Ilustrasi)
- Advertisement -

SUMENEP  JF.id – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan melalui optimalisasi dan validasi data medis pasien. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan pasien, menekan potensi kesalahan medis, serta mengurangi angka rujukan ke rumah sakit di luar daerah

Manajemen rumah sakit kini memperketat tata kelola data pelayanan kesehatan dengan memastikan seluruh proses pencatatan, verifikasi, dan validasi rekam medis dilakukan secara lebih akurat dan terintegrasi. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendukung pengambilan keputusan medis yang lebih cepat dan tepat bagi pasien. 

Selain penguatan sistem data, RSUD dr. H. Moh. Anwar juga fokus memperkuat layanan intensif yang meliputi Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Penguatan layanan tersebut menjadi bagian dari strategi rumah sakit dalam menangani kasus-kasus medis kompleks tanpa harus merujuk pasien ke luar Kabupaten Sumenep.

Kepala Seksi Informasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erfin Sukayati, menjelaskan bahwa validasi data medis merupakan fondasi penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang aman, efektif, dan berkualitas.

“Data medis yang akurat sangat menentukan ketepatan diagnosis, tindakan medis, hingga evaluasi pelayanan. Karena itu, validasi data menjadi prioritas untuk meminimalkan risiko kesalahan dan meningkatkan keselamatan pasien,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan layanan intensif juga dilakukan melalui peningkatan koordinasi antar tenaga kesehatan, pemanfaatan teknologi informasi, serta optimalisasi fasilitas dan sumber daya manusia yang ada.

Dengan status sebagai rumah sakit tipe B, RSUD dr. H. Moh. Anwar kini memiliki kapasitas yang lebih besar dalam menangani pasien dengan kondisi kritis maupun kasus-kasus spesialistik yang membutuhkan penanganan intensif selama 24 jam. 

Langkah tersebut sejalan dengan visi rumah sakit untuk menjadi pusat rujukan kesehatan utama di wilayah timur Madura, sekaligus memberikan layanan yang cepat, tepat, aman, dan berbasis teknologi bagi masyarakat.

Peningkatan kualitas tata kelola data dan penguatan layanan intensif diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah, sekaligus mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke rumah sakit di luar Pulau Madura.

- Advertisement -
Share This Article